Polisi Amankan Pencuri Spesialis Mobil “Pick Up”

INDRAMAYU – Kepolisian Resor (Polres) Indramayu, Jawa Barat, mengamankan pencuri spesialis mobil “pick up” dengan menyita beberapa barang bukti.

“Tersangka telah melakukan pencurian kendaraan roda empat jenis pick up sebanyak lima kali di wilayah Indramayu dan Cirebon,” kata Kasubag Humas Polres Indramayu AKP Heriyadi di Indramayu, Sabtu (8/7).

Dua tersangka yang diamankan, yaitu YN alias DG (24), dan WN alias SA (33). Keduanya beralamat di Sukagumiwang Kabupaten Indramayu.

Heriyadi mengatakan, YN alias DG sudah melakukan perbuatannya di lima tempat yang berbeda, di antaranya di wilayah Indramayu seperti di Kecamatan Terisi, Pasar Ikan Indramayu, dan Desa Sleman Lor Kecamatan Sliyeg.

“Di wilayah Cirebon pelaku mencuri kendaraan bermotor di Kecamatan Arjawinangun dan Kecamatan Susukan,” tuturnya.

Dia menambahkan dari hasil pemeriksaan diperoleh keterangan bahwa YN saat mencuri di wilayah Indramayu melakukannya bersama dengan KS alias AT. KS, yang beralamat di Serang Banten, masih dicari polisi.

Sementara itu saat mencuri di wilayah Cirebon, YN melakukannya bersama dengan WN. Kendaraan hasil curian oleh tersangka dijual kepada tersangka EP.

“Untuk barang bukti dilakukan penyitaan sebanyak dua unit kendaraan, satu set kunci leter T,” katanya. (Hrn)

Sumber:Antara

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pemimpin Belum Lulus

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.