Pemkab Garut Kembali Berhasil Pulangkan 158 Warga Korban Gempa Sulteng

0
30
  • 4
    Shares
Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman berbincang dengan salah satu pengungsi korban gempa saat tiba di Garut, Senin (8/10/2018). (foto:RoniHD/SERUJI)

GARUT, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Garut melalui Tim Gabungan yang di bentuk untuk memulangkan pengungsi korban gempa bumi dan tsunami Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah berhasil memulangkan 158 pengungsi asal Garut yang selamat dalam musibah tersebut.

Dalam menjalankan tugasnya, tim dibagi menjadi kelompok yang ditempatkan di lokasi berbeda. Tim pertama ditempatkan di Posko Setda Garut, yang kedua di Posko Halim Perdana Kusuma dan tim ketiga melakukan penjemputan langsung ke Makasar dan Palu.

Kepala Bidang Kehumasan Diskominfo Kabupaten Garut, Ricky Rizky Darajat mengatakan pengungsi terakhir tiba di Garut pada Senin (8/10) pukul 22.00 WIB berjumlah 20 orang.

”Mereka berasal Kecamatan Sukaresmi, Bayongbong, Pameungpeuk, Samarang, Limbangan dan Garut kota,” kata Ricky di Garut setibanya dari Makasar, Senin (8/10) malam.

Dengan demikian, lanjut Ricky, sejak pertama penjemputan oleh Kapolres Garut dan Kodim 0611 hingga penjemputan yang dilaksanakan oleh Pemkab Garut, total jumlah warga Garut yang telah berhasil dijemput berjumlah 158 orang.

”Semua pengungsi dalam kondisi sehat dan sudah dikembalikan kepada keluarganya”, jelasnya.

Sementara itu, Bupati Garut Helmi Budiman yang menyambut kedatangan para korban berharap bagi warga Garut segera melaporkan ke Pemkab bila ada keluarganya yang bekerja di Sulteng tapi belum kembali.

“Kami masih terus mengumpulkan data warga Garut yang berada di Sulawesi Tengah. Kami berharap warga Garut yang memiliki keluarga bekerja di Sulawesi Tengah, segera lapor ke pemerintahan desa. Penjemputan yang dilakukan Pemkab kali ini pun berkat laporan para kepala desa,” kata Helmi. (Roni HD/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU