Pemeriksaan Habib Rizieq di Mapolda Jabar, GMBI Pukuli Anggota FPI

Bandung, Seruji.com– Tepat pukul 09.28 WIB tadi, Ketua Umum FPI Habib Rizieq Syihab masuk ruang pemeriksaan Polda Jawa Barat yang terletak di Jl Soekarno Hatta, Bandung. Kedatangan Habib disambut dengan kumandang lagu Indonesia Raya, Halo-Halo Bandung dan Shalawat Badar oleh masa Front Pembela Islam (FPI) dan Aliansi Pergerakan Islam (API).

Habib Rizieq Syihab datang ke Polda Jawa Barat untuk memenuhi panggilan pemeriksaan terkait laporan yang menyebutkan Imam Besar FPI itu telah melakukan penodaan terhadap lambang dan dasar negara Pancasila, serta dugaan penghinaan terhadap kehormatan Soekarno Presiden Pertama Indonesia.

Habib dilaporkan oleh Sukmawati Soekarnoputri ke Bareskrim Mabes POLRI pada Oktober 2016. Kasus itu kemudian dilimpahkan ke Polda Jawa Barat karena tempat kejadiannya di wilayah Jawa Barat.

Sejak pagi, masa FPI dan API sudah berbaris menunggu kedatangan rombongan Habib. Di lokasi, masa pendukung Habib ini berhadap-hadapan dengan masa pendukung pelapor yang berasal dari GMBI (Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia). Suasana sempat memanas.

Seperti dilaporkan oleh jurnalis warga Seruji.com, M Sidiq dan Bhayu, sempat terjadi bentrokan antara kedua kubu setelah masa GMBI melakukan pemukulan terhadap anggota FPI. Setelah polisi turun tangan dan memisahkan kedua kubu, kondisi baru tenang kembali. (rur)

Keterangan foto: Suasana di lokasi depan Mapolda Jawa Barat, saat Ketua Umum FPI Habib Rizieq Syihab datang. Sempat terjadi bentrok antara kubu pelapor dari GMBI dan massa FPI. (foto. KSMB Jabar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Ditengah Merapatnya Prabowo ke Jokowi, Sandiaga “Deklarasi” Kembali ke Gerindra

Sandiaga Uno yang sebelum Pilpres 2019 menyatakan keluar dari Partai Gerindra untuk berpasangan dengan Prabowo di Pilpres 2019, hari ini Selasa (15/10) menyatakan kembali ke partai asalnya tersebut.

Anda Penderita Tukak Lambung? Catat, Inilah Obat Pengganti Ranitidin Yang Telah Ditarik

Dari laman resmi BPOM yang diakses di Jakarta, Selasa (15/10), menyebut obat dengan Ranitidin saat ini ditarik secara sementara karena diduga mengandung cemaran N-Nitrosodimethylamine (NDMA) yang memicu kanker (karsinogenik).

Sesuai Anjuran Anies, Pemkot Jaktim Siapkan Trotoar Jatinegara Untuk Berdagang PKL

Pemerintah Kota Jakarta Timur saat ini sedang menyiapkan area trotoar di kawasan Jatinegara sebagai area bagi pedagang kaki lima (PKL). Hal ini dilakukan sesuat dengan permintaan Gubernur Anies Baswedan.

Sambut Teknologi 5G, TelkomGroup Akuisisi 2.100 Menara Indosat Senilai Rp4,4 Triliun

Pengambilalihan kepemilikan menara telekomunikasi Indosat Ooredoo ini menjadi salah satu langkah TelkomGroup melalui Mitratel untuk menjadi "dominant player" di industri menara di Indonesia.

Tidak Takut Sendirian Jadi Oposisi, Begini Penjelasan Tegas PKS

Menanggapi pergerakan partai-partai yang selama Pilpres 2019 berkoalisi mendukung Prabowo berhadapan dengan Jokowi tersebut, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan mereka tidak bergeming dari posisinya yang ingin tetap jadi oposisi. Begini alasannya.

Dahnil Anzar: Gerindra Juga Siap Jadi Mitra Koalisi Presiden Jokowi

“Jadi, sampai detik ini Pak Jokowi dan pihak Pak Jokowi belum bilang mau memberikan sekian banyak menteri ke Pak Prabowo dan Gerindra, itu belum ada,” tukas Dahnil.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Nilai Negara Darurat Radikalisme, NU Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Terorisme

KH Said menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dengan radikalisme dan terorisme yang terjadi di Tanah Air sekarang ini.