Lima Negara Asing Ikuti “Pangandaran International Kite Festival 2018”

0
73
  • 5
    Shares
Pangandaran International Kite Festival 2018
Peserta Pangandaran Festival Kite 2018 sedang menerbangkan layang-layangnya, Sabtu (14/7/2018) (foto:Dede G/SERUJI)

PANGANDARAN, SERUJI.CO.ID – Dalam rangka menjadikan Kabupaten Pangandaran sebagai tujuan wisata kelas dunia, Pemerintah Kabupaten Pengandaran mengadakan festival layang-layang yang diberi nama “Pangandaran International Kite Festival 2018” yang bertempat di Lapang Katapang Doyong, di pantai timur Kabupaten Pangandaran.

Festival yang dijadwalkan berlangsung selama 2 hari, 14-15 Juli, tidak hanya diikuti oleh peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, juga diikuti oleh peserta dari lima negara asing. Kelima negara tersebut adalah Cina, India, Macau, Malaysia dan Singapura.

Peserta dari Indonesua berasal dari Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata yang didampingi Wakil Bupati Pangandaran, Adanya Hadari membuka langsung “Pangandaran International Kite Festival 2018” ini.

“Ini merupakan upaya Kabupaten Pangandaran berbenah menata serta mewujudkan visi yaitu mewujudkan Kabupaten Pangandaran sebagai daerah tujuan wisata berkelas dunia. Tentu saja ada beberapa hal yang dilakukan diantaranya pengembangan dan penataan tempat wisata. ‘Pangandaran International Kite Festival 2018’ ini menjadi salah satu promisi wisata,” kata Jeje Wiradinata saat membuka festival tersebut di Lapang Katapang Doyong, Sabtu (14/7).

Pangandaran International Kite Festival 2018
Ratusan layang-layang penuhi langit pantai Pangandaran, Sabtu (14/7/2018) (foto:Dede G/SERUJI)

Turut hadir dalam acara pembukaan tersebut, Kapolres Ciamis, Dandim 0613 Ciamis, dan para Kepala SKPD di lingkup Kabupaten Pangandaran.

Jeje juga berharap kegiatan tersebut terus ditingkatkan agar lebih menarik dengan cara terus melakukan evaluasi.

Sementara itu salah seorang peserta, Tony mengapresiasi diadakannya festival layang-layang tersebut.

“Kami sangat senang dengan diadakannya acara ini, karna ini merupakan salah satu budaya, namun sudah dimodifikasi modern. Semoga menjadi salah satu pendongkrak wisatawan mancanegara dan wisatawan lokal, datang ke Pantai Pangandaran,” ujarnya.

(Degum/Hrn)

Langganan berita lewat Telegram
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU