H-2 Lebaran, Jalur Mudik di Sukabumi Belum Terjadi Lonjakan Volume Kendaraan

SUKABUMI, SERUJI.CO.ID – Dua hari menjelang Idul Fitri atau H-2 Lebaran jalur mudik Sukabumi, Jawa Barat yang menghubungkan Sukabumi dengan Jagorawi hingga Senin (3/6) malam, tidak terjadi lonjakan volume kendaraan pemudik yang masuk ke wilayah Sukabumi.

“Pantauan yang kami lakukan dari mulai perbatasan Sukabumi-Bogor tepatnya di Kecamatan Cicurug hingga Cibadak pada H-2 ini tidak ada peningkatan volume kendaraan yang signifikan,” kata Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Galih Bayu Raditya kepada wartawan di Sukabumi, Senin (3/6).

Jalur mudik Sukabumi arus lalu lintas terlihat ramai lancar, bahkan di beberapa titik lengang. Mayoritas kendaraan yang masuk ke Sukabumi dari arah Bogor masih didominasi kendaraan pribadi baik sepeda motor maupun mobil.

Namun, kepadatan kendaraan terjadi di titik pusat perbelanjaan seperti Pasar Cicurug, Parungkuda dan Cibadak serta persimpangan. Tetapi arus lalu lintas tetap lancar meskipun ada penyendatan.

Aparat kepolisian yang dibantu petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi terlihat berupaya mengatur arus lalu lintas dari kedua arah baik yang masuk maupun keluar Sukabumi agar tidak terjadi penumpukan kendaraan.

Bahkan, petugas pun menegur kendaraan yang mencoba mengambil jalur lawan arah, langkah ini agar kendaraan tetap bisa melaju dan tidak terjadi kemacetan akibat lajunya terhalang oleh kendaraan dari lawan arah.

Diperkirakan volume kendaraan di jalur mudik Sukabumi akan meningkat pada H-1 Lebaran menjelang malam hari, karena kendaraan pemudik yang masuk akan berbaur dengan warga yang merayakan hari kemenangan di malam takbiran untuk menyambut datangnya hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 H.

Hingga pukul 20.00 WIB petugas masih tetap bersiaga di titik rawan, namun volume kendaraan yang melintas di jalur mudik cenderung menurun. Tapi terlihat kendaraan pemudik masih hilir mudik di jalur ini.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

Bukan Hoaks, Paket Internet 10GB Hanya Rp10 dari Telkomsel Untuk Pelajar

PT Telkomsel kembali meluncurkan paket data internet sangat murah untuk pelajar Indonesia yang sedang memjalani proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Paket internet yang diberi nama Kuota Belajar 10GB, bisa didapatkan hanya seharga Rp10 (sepuluh rupiah).

TERPOPULER