Asep, Supir Angkot Naik Haji Setelah 11 Tahun Menabung Rupiah Demi Rupiah

KOTA BANJAR, SERUJI.CO.ID – Asep Dedi (58) warga kampung Cimanggu, RT 03 RW 01, desa Batulawang, kecamatan Pataruman, Kota Banjar salah satu calon jemaah haji dari Kota Banjar yang akan berangkat pada 9 Agustus mendatang.

Asep adalah supir angkot trayek Banjar-Batulawang.

Asep berangkat bersama dengan istrinya Hati Haryati (59). Mereka masuk ke dalam kloter 82 bersama ratusan calon jemaah haji asal Kota Banjar lainya untuk menunaikan rukun Islam kelima.

Saat ditemui di terminal angkot Kota Banjar, Asep menuturkan niatnya berangkat ke tanah suci sudah ditanam sejak lama. Pada 2009, Asep mulai mengumpulkan penghasilan dari menarik angkot, serupiah demi rupiah.


“Penghasilan tidak tentu, ada Rp 50 ribu kadang Rp 20 ribu. Kalo lagi rame mencapai Rp 100 ribu/hari,” ungka Asep saat ditemui SERUJI, Ahad (22/7).

Selama tiga tahun menabung, Asep bisa mendaftar sebagai calon haji pada akhir tahun 2011 di salah satu Bank Syariah di Kota Banjar dengan menyetor Rp25 juta.

“Seusai menarik angkot, saya sempatkan ke bank untuk menyetor jumlah yang tidak menentu,” terang Asep.

Akhirnya, setelah rutin dan disiplin menabung selama hampir 8 tahun, Asep tahun ini akan mewujudkan impiannya.

“Alhamdulillah tahun ini bisa menunaikan ibadah haji bersama istri, walaupun menunggu antrian yang cukup lama,” kata Asep.

Sementara itu, istri Asep, Hayati mengaku senang bisa menunaikan ibadah haji bersama suaminya tahun ini.

“Alhamdulillah ini salah satu bentuk keimanan seseorang yang dipanggil ke rumah Allah SWT untuk menjalankan rukun islam yang ke lima,” katanya. (Degum/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Suap KONI

"KPK telah tiga kali yakni pada 31 Juli, 2 Agustus, dan 21 Agustus 2019 mengirimkan panggilan untuk meminta keterangan, tapi IMR tidak pernah datang. KPK sudah memberikan ruang yang cukup bagi IMR untuk memberi keterangan dan klarifikasi pada tahap penyelidikan," ujar Marwata.

Bejat, Oknum Guru Meniduri Muridnya Ratusan Kali Bermodal Janji Menikahi

Aksi bejat yang berlangsung sejak tahun 2014 saat Lan masih berusia 14 tahun itu, dilakukan dengan jurus rayuan telah jatuh cinta pada Lan dan berjanji akan menikahi jika Lan telah berusia 18 tahun.

DPR Terima Surat KPK Soal Firli, Gerindra: Aneh Komisioner Lakukan Serangan di Detik-Detik Akhir

"Ini ada ketakutan yang luar biasa terhadap Firli. Penolakan luar biasa kepada Firli kan aneh nah ini lah intinya dalam fit and proper test ke depan kita akan pertanyakan hal-hal yang seperti itu," ungkap Desmond.

Akhirnya, KPAI Cabut Surat Permintaan Penghentian Audisi Bulu Tangkis Djarum

Kesepakatan itu diambil usai pertemuan antara KPAI dengan PB Djarum yang dipimpin oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi hari ini di Kantor Kemenpora, Jakarta, hari ini, Kamis (12/9).

Habibie Berpulang dengan Didampingi Anak-Cucu dan Keluarga Dekat

Presiden ke-3 RI Burhanuddin Jusuf Habibie saat wafat di Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (11/9), ditemani oleh keluarga dekat termasuk kedua anak dan cucu-cucunya.

Innalillahi, Presiden ke-3 RI BJ Habibie Wafat Pada Pukul 18.05 WIB

Habibie wafat pada usia 83 tahun di Paviliun Kartika RSPAD Gatot Subroto Jakarta Rabu pukul 18.05 WIB, menurut Putra Habibie, Thareq Kemal Habibie.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi