21 Ribu Kendaraan Memasuki Bandung Jelang Lebaran

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Kendaraan beroda empat yang memasuki Kota Bandung pada beberapa pekan terakhir menjelang Lebaran melonjak hingga mencapai 21 ribu.

“Kendaraan yang masuk Kota Bandung sampai saat ini sudah sekitar 21 ribuan,” kata Kasatlantas Polrestabes Bandung, AKBP Agung Reza di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Senin (3/6).

Ia mengatakan angka tersebut melonjak hingga tiga kali lipat dibandingkan hari-hari biasa. Menurutnya pada hari-hari biasa atau selain musim mudik, jumlah kendaraan yang masuk ke Kota Bandung hanya sekitar 7 ribuan pada saat “weekend” biasa. Sementara pada libur panjang bisa mencapai 15 ribu kendaraan.

“Kita pantau saat ini kendaraan yang masuk ke Kota Bandung itu sudah tiga kali lipat jumlahnya,” katanya.

Ia menyebutkan data arus kendaraan yang didapat tersebut berdasarkan laporan dari beberapa gerbang tol yang ada di Bandung.

“Kita memantau dari gerbang tol Pasteur atau beberapa gate tol di Kota Bandung,” kata dia.

Ia mengatakan, banyaknya kendaraan yang masuk ke Bandung tersebut antara lain warga luar yang mudik ke Bandung, sekedar melintas atau hanya untuk berbelanja menjelang lebaran. Karena beberapa kendaraan tampak memadati sejumlah pusat perbelanjaan di Bandung.

“Jadi memang sebagian kendaraan dari luar yang mungkin orang Bandung kerja di luar, sekarang sudah kembali. Atau yang berbelanja. Sehingga aktivitas sudah padat khususnya di area-area atau lokasi wisata belanjanya,” katanya.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Soal Publikasi Reuni 212: Kebebasan Pers di Era Media Sosial

Reuni 212 jelas peristiwa besar, jika dilihat banyaknya massa yang berkumpul. Ia juga jelas peristiwa besar jika dilihat dari tertib dan disiplin massa itu. Namun jelas pula Reuni 212 bukan peristiwa netral.

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

TERPOPULER