Tidak Ada Wartawan Anggota PWI yang Dianiaya Petugas

KENDARI, SERUJI.CO.ID – Sepanjang tahun 2018, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Tenggara menyatakan bahwa tidak ada seorang wartawan anggotanya yang dianiaya petugas atau dipersulit pejabat.

Kerjasama dengan semua pihak di Sulawesi Tenggara, terutama dengan pihak keamanan dan instansi pemerintah semakin harmonis dan saling menghargai.

Saat ditemu SERUJI, Senin (24/12), Ketua PWI Sultra, Sarjono, mengakui baru-baru ini ada laporan tentang seorang reporter televisi NetTV yang dianiaya oleh anggota Polsek Mandonga saat sedang konfirmasi kasus penganiayaan siswa.

“Setelah diteliti, ternyata wartawan itu bukan anggota PWI,” ujar Sarjono.

Ia mengatakan, setiap anggota PWI sudah dibekali pemahaman tentang kode etik jurnalistik dan selalu menjaga etika sopan santun jika menjalankan tugas di lapangan.

Namun demikian, Sarjono pun mengaku kerap terheran heran jika ada oknum wartawan yang angkuh, sombong, dan memandang enteng narasumbernya. Bahkan ada wartawan yang saat wawancara menempatkan posisinya seperti pemeriksa dan narasumbernya sebagai pesakitan.

“Syukurlah, hingga sejauh ini tidak ada anggota PWI Sultra seperti itu,” tuturnya.

Sarjono menegaskan, pihaknya selalu menomorsatukan etik dan sopan santun, sehingga kerja wartawan anggota PWI Sultra selalu lancar tanpa kendala.

PWI Sultra kini beranggotakan 140 orang, termasuk 8 orang diantaranya tergabung di PWI Kabupaten Kolaka dan 18 orang tergabung di PWI Baubau.

Semua anggota berpendidikan cukup dan sudah luĺus Uji Kompetensi Wartawan (UKW). (AH/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo dan Ratu Adil

Orang-orang besar selalu hidup dengan gagasan besar. Dalam melihat kebesaran Prabowo, tentu saja kita bisa mengamati beberapa pikiran, sikap dan langkahnya beberapa waktu terakhir ini. Diantaranya adalah pertama, Anti Impor.

GOLPUT: Halal Versus Haram, dan Gerakan Ayo Memilih

Di tahun 2019, kita mencatat ikhtiar gerakan anti Golput yang unik di Indonesia. Promotornya Jeune and Raccord Communication. Tiga anak muda memulai gerakan ini: Monica JR, Riries Puri, Arie Prijono.

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.