Pesawat Lion Air Gagal Mendarat di Kendari

KENDARI, SERUJI.CO.ID – Hujan yang melanda Kota Kendari dan sekitarnya menyebabkan satu pesawat rute Makassar-Kendari gagal mendarat di Bandara Haluoleo Kendari, Sulawesi Tenggara, dan kembali ke Bandara Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (26/6).

Kepala Bandara Haluoleo Kendari, Rudi Richardo di Kendari, mengatakan bahwa pesawat yang gagal mendarat itu adalah Lion Air JT 998 Makassar-Kendari dengan jumlah penumpang 189/6 anak.

“Estimasi mendarat di Bandara Haluoleo Kendari pukul 10.26 wita tetapi karena hujan sehingga batas pendang terganggu akhirnya pesawat kembali ke Makassar pukul 10.46 wita,” katanya.

Pesawat itu kata Rudi tiba di Bandara Hasanuddin Makassar pukul 11.20 wita.

“Masih menunggu info pendarana selanjutnya pesawat itu di Bandara Haluoleo,” katanya.

Kondisi cuaca yang kurang bersabat tersebut menjebabkan salah satu pesawat tujuan Jakarta juga tertunda pemberangkatannya.

“Saat ini pesawat Lion Air JT 729 Kendari-Jakarta jumlah penumpang 188/4 jadwal anak harunya berangkat pukuk 10.35 wita, tetapi masih tertunda menunggu pesawat Lion Air JT 998 yang kembali ke Makassar,” katanya. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.