Libur Natal dan Tahun Baru, Investor dari Jawa Berdatangan ke Kendari

KENDARI, SERUJI.CO.ID – Menghadapi libur Natal dan Tahun Baru, banyak investor dari Jawa akan datang ke Kendari. Mereka akan menghabiskan malam pergantian tahun bersama mitra usahanya sambil mencari peluang menanamkan investasinya di Sultra.

“Saya mencatat cukup banyak investor yang sudah janji akan liburan di malam tahun baru di Kendari sambil melirik peluang investasi di Sultra,” ujar Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sultra, Ir Hugua di Kendari, Senin (24/12).

Ditemui di Kendari di sela acaranya bersantai, Hugua yang juga mantan Bupati Wakatobi itu menjelaskan, sebelum menjanjikan datang, para investor itu sudah mendengar kabar bahwa Sultra sedang mencari banyak investor untuk bekerjasama mengelola potensi pariwisata.

Kepada SERUJI, Gubernur Sultra H Ali Mazi pekan lalu juga mengajak banyak pengusaha mengolah potensi wisata. Gubernur menilai Sultra punya banyak lokasi wisata menarik. Tetapi kemampuan pendanaan Pemda Provinsi masih terbatas, sehingga mengundang investor bekerjasama mengolah obyek wisata.

Salah satu lokasi wisata yang ditawarkan adalah Pantai Toronipa. Menurut Ali Mazi pantai yang landai itu bagus sekali jika dijadikan lokasi wisata keluarga. Gubernur ingin Pantai Toronipa diolah sedemikian cantiknya sehingga menyerupai Pantai Ancol di Jakarta. Pemda juga tengah membangunkan jalan hotmix Kendari-Toronipa.

Selain bangunan hotel dan restoran besar, Hugua menilai Toronipa juga perlu tempat yang representative untuk cinderamata. Juga dibutuhkan sarana transportasi yang rutin menghubungkan Toronipa-Kota Kendari-Bandara Haluoleo.

Obyek wisata menarik lainnya di sekitar Kendari yang perlu diolah pihak swasta, kata Hugua diantarannya adalah Pantai Nambo, pantai Taipa, Jembatan Kuning, air terjun moramo, Labengki dan Kendari Beach. (AH/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

“Duit Ostrali”

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER