Hama Serang Tanaman di Sikka, Buah Kakao Membusuk

0
25
Buah Kakao diserang hama
Buah Kakao yang membusuk akibat serangan hama di Sikka (Foto: Habibudin/SERUJI)    

SIKKA, SERUJI.CO.ID – Hama kembali menyerang tanaman di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menyebabkan sebagian tanaman kakao milik petani membusuk, dan hingga saat ini belum dapat diatasi oleh petani maupun pemerintah daerah.

“Serangan hama itu banyak menyerang tanaman kakao milik petani di tiga kecamatan di Sikka. Ini sudah hampir lima tahun tapi sampai saat ini belum bisa diatasi, kakao pun banyak membusuk pada buahnya,” kata petani kakao Dominikus Valen di Kecamatan Mapitara, Kabupaten Sikka ketika dikonfirmasi, Kamis (7/12).

Dijelaskannya, tanaman kakao yang menyerang tiga kecamatan yakni, Kecamatan Mapitara, Doreng dan Hewoklo.

Menurut dia, bila dilihat tanaman kakao yang diserang hama umumnya buah yang sedang berkembang, buahnya mengering dan membusuk di pohon sebelum matang.

“Akibat serangan hama yang menyebabkan tanaman kakao membusuk, banyak petani yang mengeluh dan putus asa sehingga menebang pohon kakao, dan menggantikannya dengan tanaman lain,” ungkapnya.

Senada dengan petani kakao Kecamatan Hewoklo, Jumaidin mengaku, dalam beberapa tahun terakhir ini tanaman kakao milik petani banyak terserang hama akibatnya tiga kecamatan itu tidak dapat berproduksi lagi karena buah kakao yang awalnya bagus lama kelamaan membusuk.

“Jadi kejadian ini sudah berulang kali. Kami juga sudah melakukan peremajaan dengan pendampingan dari pihak Dinas Pertanian melalui penyemprotan obat hama, namun tetap saja hama menyerang,” terangnya.

Dia menuturkan, kejadian yang merugikan petani kakao di tiga kecamatan itu diharapkan ada upaya dari pemerintah setempat untuk melakukan antisipasi pencegahan dan pembasmian hama yang menyerang tanaman kakao di Kabupaten Sikka. (Habibudin/SU02)

Komentar

BACA JUGA
garam

Tingkatkan Kualitas, Pemkab Kembangkan 75 Hektar Lahan Garam Terintegerasi

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID - Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, mengembangkan 75 hektar lahan garam terintegrasi di dua kecamatan yaitu Labakkang dan Bungoro. "Tahun ini kami...

Legislator: Generasi Muda Lebih Suka Baca Status Daripada Buku

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Mujib Rohmat prihatin dengan generasi muda yang lebih senang membaca status di media...
akun ustadz Somad disuspend

Akun Ustadz Somad Raib, Ini Protes Kang Emil ke Instagram

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Jagad dunia maya dihebohkan dengan tiba-tiba lenyapnya akun instagram ulama terkemuka, ustadz Abdul Somad sejak hari ini, Ahad (25/2). Akun ustadz...

Drainase Buruk Sebabkan Jalan Protokol di Cianjur Banjir

CIANJUR, SERUJI.CO.ID - Sejumlah pengguna jalan menduga buruknya pembangunan drainase di sepanjang jalan protokol di Cianjur, Jawa Barat, sebagai penyebab banjir terutama ketika hujan...

BNPB: Bukit dengan Hutan Saja Tidak Cukup Cegah Longsor

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan bencana longsor di Brebes, Jawa Tengah, harus...
loading...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...
IMG_20180224_110625_530

Mencari Logika di Balik Kasus Tuduhan ke Habib Rizieq Shihab

Habib Rizieq Shihab (RHS) juga ditetapkan sebagai tersangka, setelah sebelumnya FH dijerat pasal pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. RHS bahkan...