Haji 2019, Jemaah Calon Haji Sultra Mulai Diberangkatkan 16 Juli

KENDARI, SERUJI.CO.ID – Lebih dari 2000 jemaah calon haji dari daerah Sulawesi Tenggara (Sultra) menurut rencana akan diberangkankan ke tanah suci, Mekkah, mulai 16 Juli mendatang.

Jemaah calon haji dari daerah ini, seperti diutarakan Kepala Urusan Haji dan Umroh Kanwil Kemenag Sultra, H La Maudu kepada SERUJI di Kendari, Selasa (9/4) tersebar di 17 daerah kota dan kabupaten.

“Karena itu mereka akan diberangkatkan dari 5 bandar udara di Sultra ke Asrama Haji Sudiang, Makassar pada 14 Juli, selanjutnya diterbangkan ke tanah suci mulai 16 sampai 17 Juli dan akan kembali ke tanah air sekitar akhir Agustus,” kata La Maudu.

Jemaah Haji Sultra Akan Diberangkatkan Bertahap ke Asrama Haji di Makassar Lewat Beberapa Bandara

Kepala Bidang Urusan Haji Kanwil Kemenag Provinsi Sultra, Ir La Maudu M.Pd. (foto:AH/SERUJI)

Ia menambahkan, jemaah calon haji dari Sultra karena lokasi domisilinya terpencar bahkan ada di pulau-pulau, maka sudah diputuskan pemberangkatan mereka ke Asrama Haji Sudiang di Makassar akan dilakukan secara bertahap.

Jemaah calon haji dari Wakatobi, kata La Maudu, akan diterbangkan melalui Bandara Matahora di Wangi Wangi, kemudian jemaah dari sekitar Buton, Kota Bau Bau dan Buton Utara diberangkatkan dari Bandara Betoambari.

Sementara jemaah dari Muna diberangkatkan melalui Bandara Sugimanuru, jemaah dari Kolaka diberangkatkan dari Bandara di Kolaka, dan jemaah dari Kolaka Utara akan menggunakan bus khusus ke Makassar.

“Sedangkan jemaah dari Konawe Kepulauan, Konawe Selatan, Konawe Utara dan Kota Kendari akan diterbangkan dari bandara Halu Oleo Kendari,” jelas La Maudu.

Sebagian Besar Calon Haji Sultra Telah Jalani Test Biometrik

Perekaman Biomterik jemaah calon Haji atau Umroh. (foto:istimewa)

Diungkapkan La Maudu, semua jemaah calon haji itu sebagian besar sudah membereskan administrasinya, termasuk test biometriknya.

“Yang belum menjalani test biometrik harus menjalani test biometrik di asrama haji Sudiang Makassar,” tukasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.