Rekapitulasi KPU Banten Selesai: Prabowo Menang Telak, Selisih Lebih 1,5 Juta Suara dari Jokowi

SERANG, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banteng telah menyelesaikan rekapitulasi perhitungan suara di seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi tersebut pada Jumat (10/5).

“Dari delapan kabupaten dan kota di Banten, (hari) ini adalah KPU terakhir yang ke-8 menyampaikan, membacakan hasil pleno,” kata Ketua KPU Banten, Wahyul Furqon, di Serang, Jumat (10/5).

Dari rekapitulasi terakhir yang berasal dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf unggul dengan meraih kemenangan tipis 411.030 suara atau 51,29 persen dari suara sah yang berjumlah 801.400 suara. Sementara Prabowo-Sandiaga meraih dukungan warga Tangsel sebanyak 390.370 suara (48,71%).

Prabowo Unggul Telak 61,52 Persen, Jokowi Hanya Meraih 38,48 Persen

Hasil rekapitulasi Pilpres 2019 KPU Provinsi Banten untuk seluruh Kabupaten/Kota, Jumat (10/5/2019),

Prabowo-Sandiaga meraih kemenangan di tujuh Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Banten. Dari total suara sah yang berjumlah 6.599.039 suara di seluruh Provinsi Banten, pasangan yang diusung Partai Gerindra, PKS, PAN, Demokrat, dan Berkarya ini, berhasil meraup dukungan warga Banteng sebanyak 4.059.514 suara (61,52%).

Kemenangan Prabowo-Sandiaga ini selisih 1.519.989 suara dari yang berhasil diraih Jokowi-KH Ma’ruf yang berjumlah 2.539.525 suara (38,48%).

Hasil rekapitulasi Pilpres 2019 KPU Provinsi Banten untuk seluruh Kabupaten/Kota, Jumat (10/5/2019),

Suara terbanyal diraih Prabowo-Sandiaga di Kabupaten Tangerang sebanyak 1.079.010 suara, sementara pasangan Jokowi-KH Ma’ruf hanya meraih 669.424 suara.

Di Kabupaten Serang, pasangan Prabowo-Sandiaga unggul dengan sangat telak, mampu meraih dukungan warga sebesar 70,25 perse, hanya menyisakan 29,75 persen untuk Jokowi-KH Ma’ruf.

Kekalahan Jokowi di Provinsi Banteng ini, mengulangan kejadian pada Pilpres 2014 saat ia berpasangan dengan Jusuf Kalla. Padahal, di Pilpres 2019 ini, Jokowi berpasangan dengan putra daerah Banten asli, yakni KH Ma’ruf Amin.

Berikut Tabel Rekapitulasi KPU Banten untuk Pilpres 2019;

NoKAB/KOTAJOKOWIPRABOWOTOTALJOKOWI (%)PRABOWO (%)
1Pandeglang265.523443.323708.84637,46%62,54%
2Kota Serang116.702266.505383.20730,45%69,55%
3Serang275.251649.982925.23329,75%70,25%
4Lebak260.148489.793749.94134,69%65,31%
5Kota Cilegon76.455177.568254.02330,10%69,90%
6Tangerang669.4241.079.0101.748.43438,29%61,71%
7Kota Tangerang464.992562.9631.027.95545,23%54,77%
8Kota Tangsel411.030390.370801.40051,29%48,71%
TOTAL2.539.5254.059.5146.599.03938,48%61,52%

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.