Penanganan Sampah DKI Dinilai Memburuk Pascakebijakan Swakelola 2016

BEKASI – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bekasi, Jawa Barat, Ariyanto Hendrata menilai pengolahan sampah DKI Jakarta di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang memburuk pascakebijakan swakelola atau sejak 2016.

“Dulu menggunakan sistem sanitary land fill (gundukan tanah) setiap menumpuk sampah, sekarang hanya didiamkan saja,” kata Ariyanto Hendrata di Bekasi, Kamis (21/9).

Hal itu diketahui pihaknya saat jajaran Komisi II DPRD Kota Bekasi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Rabu (20/9).

Politikus Partai Keadilan Sejahtera itu menduga Pemprov DKI Jakarta selaku operator pengolahan sampah tidak serius menangani sampah warganya sejak keputusan swakelola pada Juli 2016 dari PT Godang Tua Jaya dan Navigat Organic Energy Indonesia (NOEI).

Saat dikelola swasta, kata dia, sekitar 6.000 ton sampah per hari yang tiba di TPST dilapis menggunakan tumpukan tanah agar bau sampah tidak menyebar ke permukiman warga sekitar.

“Tujuan sanitary land fill juga menghindari adanya longsor akibat tingginya gunungan sampah yang menjulang hingga 40 meter,” katanya.

Menurut dia, Pemprov DKI sama sekali belum menerapkan teknologi ramah lingkungan dalam pengolahan sampahnya.

“Justru lebih baik ketika masih dipegang swasta karena masih ada teknologi sanitary landfil, yaitu disertai urugan tanah,” ujarnya.

Ariyanto mengungkapkan pencemaran sampah di lingkungan sekitar justru semakin meluas. Bau sampah menyebar ke beberapa wilayah termasuk ke Pondokgede, Cibubur dan daerah lain yang berdekatan dengan TPST Bantar Gebang.

“Belum lagi air lindi dari TPST Bantargebang mengalir ke lingkungan warga, karena instalasi pengolahan air sampah tidak berfungsi maksimal,” katanya.

Atas persoalan itu, Ariyanto berencana akan meminta klarifikasi Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat dan Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah atas situasi itu.

“Diharapkan, pekan depan pimpinan DKI bisa memenuhi panggilan legislator Kota Bekasi. Dana kompensasi yang diberikan kepada warga di sekitar Bantargebang tidak sebanding dengan penderitaan yang dirasakan warga,” katanya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Wanita Muda Kaki Sering Kesemutan dan Perut Bagian Bawah Sakit, Gejala Apa?

Dokter, sudah 4 hari ini kaki saya terasa kebas dan gampang kesemutan. Juga perut saya bagian bawah terasa sakit. Kira-kira sakit apa ya dok?

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER