Jaga Spirit 212, GNFP MUI dan YISC Gelar Tabligh Akbar Politik Islam

Jakarta, Seruji.com– Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar Tabligh Akbar Politik Islam (TAPI) bertema: “Berbeda Mazhab Bersatu dalam Politik”.

Acara digelar di  Masjid Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (15/1/2017) bekerjasama dengan Youth Islamic Study Club (YISC) Al-Azhar sebagai tuan rumah yang menfasilitasi jamaah.

 

Menurut Ketua Panitia Pelaksana dari YISC, Suherial Amin, acara ini sengaja dibuat untuk menjaga spirit aksi gerakan 411 dan 212.

 

“Sehingga diharapkan output atau hasil dari tabligh ini dapat melahirkan umat yang digambarkan dalam Al-Maidah ayat 54,” jelas pemuda yang akrab disapa Aldo itu.

 

Aldo menjelaskan, acara dimulai sejak ba’da Isya dan puncaknya adalah Shalat Subuh Berjamaah dengan mendengar tausiah dari para ulama.

 

Berdasarkan pantuan Seruji.com di lokasi, ratusan umat Islam dari berbagai daerah telah berkumpul di lokasi sekitar pukul 23:00WIB. Mereka pun disuguhkan dua ceramah pertama tentang metode penghafal Al-Quran dan kedua mengenai sejarah masuknya Islam di Indonesia.

 

“Karena kami ingin menghadirkan umat yang sesuai dengan surat Al-Maidah ayat 54. Yakni, yang dicintai Allah SWT dan mencintai Allah SWT,” ujar Aldo.

 

Dirinya menjelaskan, alasan menghadirkan ceramah yang bermaterikan sejarah untuk mengingatkan kepada umat bahwa kita sangat berkontribusi dalam kemerdekaan Indonesia.

 

“Banyakkan, tokoh-tokoh pahlawan kemerdekaan yang merupakan seorang ulama seperti Imam Bonjol dan Pangeran Diponegoro,” jelasnya.

 

Acara inti sendiri akan dimulai sejak Pukul 04:30 WIB sampai 07:30WIB dengan didahului shalat Subuh berjamaah.

 

Nantinya akan ada sejumlah tokoh nasional seperti mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva dan Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain.

(Bm/Jm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER