Hadirkan Republika, GMKM Banten Adakan Pelatihan Jurnalistik

SERPONG – Menghadirkan narasumber dari harian Republika, Gerakan Muslim Kuasai Media (GMKM) mengadakan pelatihan Jurnalistik di Wisma Tamu Puspitek Serpong, Kota Tangerang. Diantara narasumber dalam pelatihan yang diadakan dari Sabtu (25/2) sampai Ahad (26/2) tersebut adalah redaktur pelaksana Republika, Subroto Kardjo.

Acara yang bertemakan “Menjadikan Seruji Sarang Jurnalis Andal dan Amanah” adalah bagian dari agenda SERUJI.CO.ID -sebuah portal dari GMKM yang dikelola Koperasi (pers) Swamedia Mitra Bangsa (SMB), untuk mencari bibit-bibit jurnalis yang handal.

“Diharapkan nantinya alumni pelatihan ini bisa menjadi jurnalis yang bisa menangkal ketika ada media-media yang menyudutkan Islam,” ucap Haerul Umam ketua pelaksana Pelatihan,

Umam menambahkan bahwa diadakannya acara tersebut juga didasari oleh rasa keprihatinan terhadap berita-berita yang ada mengenai Islam.

“Di media, Islam hampir tidak punya tempat untuk bersuara, Islam saat ini selalu tersudut oleh opini-opini yang beredar melalu media. Diharapkan nantinya alumni perserta pelatihan jurnalistik ini bisa membantu hadirnya media yang mendukung gerakan umat Islam,” tambahnya.

Salah satu peserta pelatihan Endang (39) dari Serikat Pekerja Nasional (SPN) mengatakan bahwa pelatihan tersebut sangat membuka wawasan perihal bagaimana seorang jurnalis dan media bekerja.

Peserta sedang menyimak materi pelatihan

“Acaranya menarik, cukup membuat saya paham bagaimana seharusnya seorang jurnalis dan media bekerja menghadirkan berita yang harus sesuai fakta dilapangan,” ungkapnya.

Pelatihan jurnalistik tersebut terbagi dua sesi. Sesi pertama peserta akan diberikan berbagai macam materi jurnalistik, dan sesi kedua peserta akan diajak langsung praktek dilapangan bagaimana cara membuat berita.

REPORTER: Adi Fikri Humaidi
EDITOR: Harun S

5 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Kemcer Di Curug Cipeteuy