Pilgub NTB, PPP Bidik 11 Nama

Mataram, Seruji.com— Meski Pilkada Gubernur (Pilgub) NTB masih cukup lama, suhu politik di Bumi Sejuta Sapi ini sudah mulai menghangat. Beberapa nama yang muncul dipermukaan, mulai masuk dalam radar penjaringan Parpol. Tak terkecuali oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) NTB.

PPP sendiri mengaku tengah membidik sebelas nama bakal calon gubernur (Bacagub) yang akan maju pada kontestasi Pilgub NTB 2018 mendatang. Mereka adalah TGH Ahyar Abduh, Nurdin Ranggabarani, H.M Suhaili FT, H.Muh. Amin, Ali BD, Zulkieflimansyah, Lalu Rudy Irham Srigede. H. Najmul Ahyar, Hj. Baiq Diyah Ratu Ganefi, Hj. Rabiatul Adawiyah dan Hj. Siti Rohmi Jalilah.

“Semua nama ini masuk radar PPP untuk Pilgub NTB 2018,” kata Ketua DPW PPP NTB, Hj. Wartiah, sebagaimana dilansir harian Lombok Post, Kamis, (12/1).

Meski demikian, lanjut Wartiah, PPP belum menetapkan siapa nama yang akan diusung dan didukung. Dia menambahkan, partainya masih melakukan komunikasi intensif serta berupaya melakukan pendekatan dengan para kandidat tersebut.

Munculnya nama-nama di atas, dalam penilainnya, dikarenakan mereka memiliki reputasi yang baik. Selain itu rekam jejak yang positif serta kapasitas yang mumpuni telah juga dimiliki oleh masing-masing figur.

“Jadi, pada prinsifnya, PPP siap berkoalisi dengan siapa saja yang mempunyai visi misi yang sama  dengan kami,” tutupnya. (Syamsul/NTB)

Keterangan foto: Ketua DPW PPP NTB, Hj. Wartiah

Reporter : Denni

Editor   : Denni

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bantahan Survei Kompas, Filsafat Ilmu dan Kisah Angsa Hitam

Cara saya berterima kasih kepada Kompas justru memujinya ketika benar dan mengkritiknya ketika salah. Dan saya berkesimpulan dengan ilmu yang saya pelajari, Kompas telah salah menarik kesimpulan dalam publikasi surveinya di bulan Maret 2019.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.