Masyarakat Bali Membaur Bantu Pengungsi Gunung Agung

Fierman yang juga Komandan Satuan Tugas Siaga Darurat Gunung Agung itu, mengklaim evakuasi sudah 100 persen dilakukan di kawasan rawan bencana (KRB) III yang merupakan zona merah dan KRB II yang merupakan zona merah muda.

Namun tidak jarang beberapa warga terutama yang memiliki ternak kembali ke desa untuk memberi makan ternak yang tidak ikut diungsikan.

Oleh sebab itu, pihaknya telah mengimbau warga untuk turun karena berbahaya mencermati level awas Gunung Agung.

Sementara, Gubernur Bali I Made Mangku Pastika menginstruksikan para perangkat desa agar terus melakukan pendataan terhadap warganya serta mendata keperluan yang mendesak dari para pengungsi, serta mengoordinasikan penanganan mereka dengan pihak terkait.

Selain itu, ia minta segera dibentuk atau ditunjuk siapa yang bertanggung jawab terhadap sumbangan yang datang serta pendistribusian sumbangan tersebut.

Hal itu dilakukan kareya yakin akan banyak sumbangan dari seluruh Bali, sehingga sumbangan yang masuk harus dicatat. Pendistribusiannya harus terpantau, jangan sampai ada oknum yang memanfaatkan situasi itu untuk kepentingan sendiri.

Mantan Kapolda Bali itu pun mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik serta mengindahkan petunjuk-petunjuk yang diberikan oleh petugas.

“Masyarakat saya minta tenang dan jangan terpancing dengan isu-isu yang belum tentu kebenarannya. Pemantauan terhadap kondisi Gunung Agung terus diintensifkan,” katanya. (Ant/SU02)

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER