BKAD Verifikasi Ulang Data Mahasiswa Penerima Beasiswa

0
17
Kepala BPKAD Kota Kupang NTT, Jefri Pelt. (Foto:Habibudin/SERUJI)

KUPANG, SERUJI.CO.ID – Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Kupang, Nusa Teggara Timur (NTT) akan melakukan verifikasi ulang data para mahasiswa penerima bantuan sosial berupa beasiswa dari keluarga tak mampu.

Kepala BPKAD Kota Kupang NTT, Jefri Pelt mengatakan saat ini data penerima beasiswa bagi mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu tahun anggaran 2017 ditargetkan mencapai 2.000 orang dan telah diverifikasi oleh tim teknis terkait, Dinas Pendidikan Kota Kupang.

“Jadi kami minta dari tim tekhnis Dinas Pendidikan untukmelakukan verifikasi ulang,” kata Jefri Pelt ketika dikonfirmasi, Senin (11/12).

Ia menjelaskan, verifikasi ulang yang dilakukan untuk dapat mengetahui secara jelas dan benar apakah persyaratan yang dimasukkan sudah benar atau tidak, agar beasiswa yang diberikan itu tepat kepada yang membutuhkan.

“Data-data penerima beasiswa sudah saya terima dari tim teknis namun saya minta ijin untuk diverifikasi ulang karena masih diragukan ada mahasiswa yang tidak aktif,” ujarnya.

Menurutnya, hasil verifikasi ulang kemungkinan besar penerima bantuan sosial atau beasiswa bagi keluarga tak mampu tahun anggaran 2017 ditetapkan 2.000 orang dari pemerintah kota Kupang untuk satu tahun anggaran.

“Saat ini sudah 1.000 lebih yang telah memenuhi syarat dari hasil verifikasi ulang sedangkan yang sisanya akan disesuaikan dengan jumlah yang memenuhi persyaratan,” ungkapnya.

Lanjut dia, penerima bantuan sosial atau beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa bagi keluarga tak mampu sebesar Rp 2.500.000 akan ditransfer ke rekening penerima, jika telah diverifikasi akan ada petunjuk selanjutnya. (Habibudin/Hrn)

Komentar

BACA JUGA
Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Harap Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Pada Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Terkait kasus penganiyaan terhadap ulama atau tokoh agama, Khofifah Indar Parawansa menyesalkan hal itu dan berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas...

Ini Tiga Hal Yang Dibahas Dalam Rapat Rektor Kampus Negeri se-Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Rektor kampus negeri se-Jawa Timur berkumpul di UIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa (20/2), untuk membahas perkembangan terakhir SNMPTN 2018, masalah penomoran...
IAIN Langsa

Rektor IAIN Langsa: Negara dan Presidennya Sama, Tapi Kenapa Kenyataan Sosialnya Beda

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. H. Zulkarnaini, MA mengatakan masyarakat Indonesia belum merasakan kehidupan atau kenyataan sosial...

Jika Menang Pilgub, Puti Guntur Janjikan Pendidikan Gratis

MALANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno saat ini tengah fokus mengampanyekan berbagai program untuk...
Puti ke Gereja

Kunjungi Keuskupan Gereja Katolik, Puti Guntur Sampaikan Komitmen Kebangsaan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno berkunjung ke Gereja Katolik Keuskupan Kota Malang, Selasa (20/2). Turut mendampingi Sekretaris DPD PDIP...
loading...
IMG_20180220_212008

Pasukan Dayak dan Banser Sepakat Bertemu, Ada Apa..?

Kotawaringin Barat - Sejumlah anggota Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) , anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) serta anggota Aliansi Pemuda Dayak (APD) Kabupaten...
20180215_133823

SMA Negeri 1 Merbau Melakukan Aksi Hari Hijab Massal

Para siswa perempuan berbaris dengan rapi di Jalan DI. Panjaitan, sambil senyum-senyum siswa-siswa perempuan SMA Negeri 1 Merbau pawai hijab massal. Dengan membawa spanduk...
019786100_1439819451-ilustrasi-penghinaan-1

Hukum Menghina Bagi Muslim, Masihkah Perlu KUHP?

Undang-undang masalah penghinaan pada presiden/pejabat negara dan wakil rakyat menjadi pembahasan yang sangat menarik di masyarakat. Bahkan menjadi kerancuan manakah antara hinaan dan kritikan....