SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Ketua Bappilu DPC Partai Demokrat Surabaya Herlina Harsono Nyoto membantah adanya kampanye yang dilakukan oleh cawagub Jatim, Emil Dardak saat hadir pada kegiatan Car Free Day (CFD) di Surabaya, Ahad (4/5) kemarin.
“Darimana dikatakan kalau melakukan kampanye. Tak ada atribut untuk kampanye dikehadiran Emil Dardak di CFD bersama istrinya Arumi Bachsin di sana,” tegas Herlina saat dikonfirmasi SERUJI melalui ponselnya, Senin (5/3).
Herlina mengatakan seharusnya pihak-pihak yang mempersoalkan kehadiran Emil Dardak disana memaklumi karena sosok Emil Dardak dan terlebih istrinya Arumi Bachsin adalah tokoh publik.
“Semua tahu kalau Arumi adalah artis dan secara otomatis masyarakat berebut untuk mengabadikan keduanya sebagai tokoh publik. Mereka hadir disana untuk mengisi waktu senggang Emil Dardak setelah melakukan kegiatan penuh kampanye. Masak menikmati lengangnya kota Surabaya saat hari Minggu dipersoalkan. Ini hak Emil Dardak dan Arumi untuk datang ke tempat public terlepas dari urusan Pilgub,” jelasnya.
Herlina bahkan menuding pihak-pihak yang mempersoalkan kehadiran Emil Dardak di CFD tersebut merupakan bentuk ketakutan akan kekalahan pada kompetisi Pilgub Jatim.
“Saya yakin DPRD kota Surabaya tidak akan melakukan hal konyol dengan mengundang rapat Emil Dardak, Arumi Bachsin dan KPU kota Surabaya (untuk mempersoalkan kehadiran Emil di CFD, red),” tutupnya.
Sebelumnya, DPRD kota Surabaya mengkritik keras kemunculan cawagub Jatim Emil Dardak di kegiatan Car Free Day (CFD). Anggota Komisi C DPRD kota Surabaya, Sukadar menuding Emil Dardak melakukan pelanggaran dengan tuduhan menunggangi fasilitas pemerintah yang dibiayai APBD. (Setya/Hrn)
