SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Nyai Mutamimah Hasyim, istri mendiang KH. Hasyim Muzadi turut hadir dalam deklarasi Koalisi Pemenangan Perempuan (KPP) kubu calon Gubernur (cagub) Khofifah-Emil, di hotel Garden Palace, Surabaya, Senin (12/2).
Nyai Mutamimah Hasyim, dalam acara tersebut didapuk memimpin doa sebagai penutup acara. Disela acara, nenek 14 cucu ini berharap pasangan Khofifah-Emil akan menjadi tonggak sejarah baru kepemimpinan Gubernur Jatim. Khofifah bukan saja sebatas menjadi ikon pemimpin perempuan pertama Jatim, tapi juga memiliki kredibilitas yang mumpuni dalam memimpin masyarakat Jatim.
“Harapan saya ini sebagai tonggak sejarah, bakal ada gubernur perempuan, saya yakin beliau mampu, bukan sebagai ikon perempuan, tapi memang beliau punya kemampuan untuk memimpin jatim,” katanya usai acara saat ditemui SERUJI, Senin (12/2).
Perempuan kendati diciptakan Tuhan dengan kelemahan, lanjut Nyai Hasyim, tapi juga memiliki kelebihan yang tak dimiliki oleh laki-laki.
“Sebagai perempuan itu luar biasa hebatnya, beliau diciptakan Allah, memiliki kelemahan, justru kelemahan ini menjadi kelebihan perempuan-perempuan, dan kehebatannya ini ya mungkin dipahami lelaki sebagai kelemahan, tapi dalam suatu waktu, beliau dapat melakukan beberapa gerakan, kalau perempuan bisa masak, nggendong, nyusoni, nyambel dan sebagainya,” celetuknya sembari tertawa.
Ia melanjutkan, kepemimpinan perempuan memiliki kelebihan yang khas. Hal itu disebabkan karena perempuan memiliki karakteristik otak yang mampu melakukan banyak hal dalam satu waktu.
“Wanita itu diciptakan Allah dengan otak yang mampu menyimpan banyak informasi, kalau laki-laki rokokan, ya rokokan tok, kalau ngopi ya ngopi tok. kalau perempuan enggak, ya nyusoni, ya nyambel, ya ngepel, banyak. perempuan punya kelebihan bisa melakukan banyak hal dalam satu waktu,” lanjutnya.
Perempuan 68 tahun itu tak menuntut lebih kepada Khofifah-Emil jika menang dalam Pilgup Jatim 2018. Ia hanya berharap Khofifah-Emil bisa lebih mensejahterakan masyarakat Jatim dibanding kepemimpinan Gubernur sebelumnya.
“Harapan saya nggak muluk-muluk, Jatim bisa lebih hebat dari kemarin, Jatim lebih sejahtera dari kemarin, Jatim lebih dari pada yang kemarin,” pungkasnya. (Luh/Hrn)
