Oleh: dr. Irsyal Rusad, Sp PD
SERUJI.CO.ID – Pernahkah anda menjalani hari-hari anda tanpa pakaian? Jawabannya, pasti pernah. Berapa kali dalam sehari? Ada yang menjawab 1-2 kali, atau bahkan lebih. Kapan? Sebagian besar akan menjawab, waktu mandi pagi dan sore, bahkan barangkali juga selagi tidur ada mereka yang tanpa pakaian, tanpa sehelai benangpun, kecuali selimut.
Kemudian, pernahkah terlintas dalam pikiran anda bahwa, moment-moment tanpa pakaian itu adalah kesempatan untuk melihat, membaca kesehatan anda secara keseluruhan. Saya yakin hanya sebagian kecil saja yang berpikir seperti itu. Kalaupun ada, yang diperhatikan adalah biasanya bagian muka, atau bagian lain yang terkait dengan kecantikan, daya tarik, proses penuaan.
Jerawat, tanda kelelahan, kulit yang mulai keriput, bintik-bintik hitam, dan tanda-tanda penuaan lain adalah hal yang sering kita lihat ketika di depan kaca. Bagi seorang wanita, yang sering menjadi perhatiannya adalah perubahan pada payudara yang semakin lembek, tidak kencang lagi.
Nah, kulit anda, yang bisa anda lihat secara leluasa ketika anda tanpa pakaian dan di depan kaca, tidak hanya berfungsi membungkus, melindungi bagian dalam tubuh kita. Kulit juga dapat menjadi cermin tubuh itu sendiri, kulit menjadi jendela bagian tubuh kita di dalamnya. Kulit dapat menjadi gambaran dari beberapa penyakit sistemik yang menimpa seseorang selain penyakit kulit itu sendiri. Lebih jelasnya lagi dari tanda-tanda yang bisa dilihat pada kulit, dapat menjadi petunjuk adanya yang tidak normal, atau penyakit dalam tubuh atau organ dalam tubuh anda. Sayangnya, kebanyakan kita jarang memperhatikan tanda-tanda itu atau perubahan yang terjadi pada kulit kita.
Karena itu, ketika anda tidak berpakaian, anda kembali seperti bayi, sesekali berdirilah di depan kaca. Perhatikan perubahan-perubahan baru, aneh yang terjadi pada tubuh dan kulit anda. Jangan hanya fokus pada kulit muka saja, ketika anda berusaha memoles kulit muka yang mulai keriput dan anda khawatirkan bahwa anda semakin menua.
Hal pertama dan paling mudah anda perhatikan adalah, lihat perut anda. Pada usia 30 tahun, banyak yang perutnya mulai membesar, bahkan sekarang tidak harus menunggu usia itu, anak-anak dan remaja saja banyak yang perutnya sudah buncit. Sambil berkaca lihat perut anda, kalau sudah lebih menonjol dari dada anda, perut anda berarti sudah membesar. Perut yang besar adalah tanda awal bermacam penyakit, seperti diabetes mellitus tipe-2, penyakit kardiovaskuler, dan lain-lain.
