SIJUNJUNG – Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno mencanangkan Kesatuan Gerak (KG) Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Keluarga Berencana (KB) Kesehatan tingkat Sumatera Barat di Wana Wisata Telabang Sakti, Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung, Jumat (15/9).
Selain mencanangkan KG PKK KB Kesehatan, Irwan Prayitno juga membuka secara resmi jambore program Kependudukan Keluarga Berencana Pembangunan Keluarga (KKBPK) bagi Penyuluh Keluarga Berencana/Institusi Masyarakat Pedesaan (PKB/IMP) tingkat Sumatera Barat.
Dalam sambutannya, orang nomor satu di Provinsi Sumatera Barat itu mengatakan betapa pentingnya merencanakan dan mewujudkan sebuah keluarga yang sehat dan sejahtera.
“Dalam membangun keluarga perlu kita berwawasan dunia, kekeringan di daerah lain berdampak pada kita. Krisis di daerah lain juga berdampak pada kita, karena itu kita mesti merencanakan sebuah keluarga yang sehat dan sejahtera,” ujar Irwan Prayitno.
Irwan Prayitno lebih jauh menyampaikan, untuk mewujudkan keluarga sehat dan sejahtera, segala kemungkinan yang timbul telah dipersiapkan dengan baik, seperti soal kesehatan, pendidikan, kebutuhan pangan, papan, dan pakaian.
“Tentu ini menjadi tugas dan ketekunan para kader PKK dalam memberikan sosialisasi kepada mereka yang mungkin tidak tahu dan tidak memiliki kesempatan dalam mengetahui banyak hal terhadap program yang baik dalam menata keluarga sehat,” ujarnya.
Irwan pun menceritakan ketika berada di suatu desa di daerah terisolir melihat ada ibu-ibu yang lagi menyusui anaknya, dan yang satu tangan membimbing anak yang lain, serta anak yang lain memegang baju ibunya, masih kecil-kecil. Menurutnya, bukan maksud mereka mau demikian tapi memang karena tidak tahu dalam program KB ini.
“Oleh karena itu, banyak harapan para kader-kader KB dapat membagi ilmu dan pengetahuan kepada saudara kita yang ada di daerah-daerah terpencil,” himbaunya.
Irwan juga mengingatkan kegiatan Jambore PKK ini bermanfaat dalam membangun silaturrahim, wadah bertukar informasi dan wadah berbagi. Dan pesannya, jangan sampai ada pergunjingan yang dilarang agama.
“Saya yakin ibu-ibu kader PKK dan Kader KB tidak melakukan hal yang demikian, semoga kegiatan jambore ini selalu menjadi ajang pengetahuan, hiburan dan silaturrahim, tetap sayang suami dan anak-anak di rumah,” serunya.
Hadir dalam kegiatan acara itu Sekretaris Utama BKKBN Nofrizal, Bupati Sijunjung Yuswir Arifin, Ketua TP PKK Sumbar Ny. Nevi Irwan Prayitno, Forkopimda, TP PKK Kab/Kota se-Sumatera Barat, dan undangan lainnya.
Dalam kesempatan itu Gubernur Irwan Prayitno dan Ketua Tim PKK Ny. Nevi Irwan Prayitno dinobatkan sebagai Ayah Bunda GenRe (ABG) Sumatera Barat. (Zardi/SU02)
