JAKARTA – Kantor berita BBC melaporkan, pada hari Rabu (12/7) Militer Amerika Serikat (AS) telah mengklaim bahwa uji coba perisai rudal miliknya berhasil menembak jatuh simulasi rudal balistik jarak menengah di Samudera Pasifik.
Perisai rudal atau Terminal High-Altitude Area Defense system (THAAD) buatan AS, sengaja dirancang untuk mempertahankan ancaman rudal milik Korea Utara (Korut).
Badan Pertahanan AS menyebutkan bahwa uji coba THAAD yang sukses melawan ancaman rudal balistik antar benua menguatkan kemampuan negara ini dalam melawan ancaman rudal Korut dan negara lain yang kian berkembang.
Sejumlah pejabat AS pun ikut memaparkan bahwa sistem pertahanan darat itu mampu menangkal seluruh simulasi ancaman rudal yang berjumlah 14 buah sejak uji coba yang dimulai 10 tahun lalu. Khusus pada uji coba di Alaska, THAAD sanggup menembak jatuh simulasi rudal balistik yang dilesatkan dari pesawat C-17 di sebelah utara Hawaii.
Guna mengantisipasi ancaman Korea Utara, AS telah menempatkan perisai rudal serupa di Guam dan di Korea Selatan (Korsel). Namun, penempatan perusal rudal di Seongju, Korsel, menuai kemarahan penduduk setempat yang meyakini daerah itu bakal menjadi sasaran Korut di masa mendatang.
Penentangan juga muncul dari Cina yang menilai sistem perisai rudal AS menganggu operasi militer Beijing. Baik Cina maupun Rusia mendesak AS untuk menarik penempatan Thaad dari Korsel. Namun, Badan Pertahanan Rudal AS menjelaskan kepada Kongres bahwa mereka berencana mengerahkan 50 Thaad pada periode Oktober 2017 hingga September 2018.
Sebelumnya, pada tanggal 4 Juli lalu, Korut mengklaim sukses melancarkan uji coba pertama rudal balistik antar benua. Rudal bernama Hwasong-14 itu disebut dapat mengenai “bagian manapun di dunia”, namun menurut militer AS rudal tersebut berjarak menengah.
Uji coba perisai rudal hanya berjarak tiga hari setelah militer AS melaksanakan latihan tempur gabungan bersama Korsel dan Jepang. Dalam latihan itu, sebanyak dua pesawat pengebom AS menjalani latihan serangan di dekat zona demiliterisasi yang menjadi perbatasan antara Korsel dan Korut. (Jarot S/HA)
