dr. Rosita, Sp OG


dr. Rosita, Sp OG, dokter spesialis Obsteri dan Gynekologi yang oleh masyarakat lebih populer dengan sebutan spesialis kandungan ini terlahir di Padang, 22 Februari 1969.

Merupakan pribadi yang terlahir ditengah keluarga besar, almarhumah ibunya HJ. Sawiyah Rahimullah adalah wanita yang luar biasa kuat, sebab selama hidupnya mampu melahirkan 12 anak, dr. Rosita dilahirkannya pada urutan ke-9.

Menyadari bahwa menjalani pendidikan spesialis di bagian obgyn membutuhkan waktu dan tenaga ekstra, maka Putri dari Almarhum H. Bgd Rasyidin ini memutuskan untuk memasukinya setelah beliau memiliki 2 anak, tujuannya agar nantinya dalam menjalani pendidikan tidak terlalu lama atau malah menunda kehamilan dengan alasan sibuk. Kiat lainya agar rumah tangga dan studinya bisa berjalan beriringan adalah dengan mengambil tempat studi yang dekat dengan domisili keluarga besarnya.

“Makanya ngambil sekolahnya di Padang, jadi ada keluarga tempat nitip anak, dan juga bisa tinggal dengan ortu saya dan kakak saya,” kenang dr. Rosita.

Waktu itu anaknya masih sekolah di TK dan Play Group, beraktifitas bareng dengan mereka bisa dilakukan setelah urusan di rumah sakit tempatnya menjalani pendidikan beres. Jadi meskipun sangat sibuk beliau masih berusaha untuk membersamai anaknya.

Pengorbanan dari suaminya yang bertugas di Kementerian PU, yang rela hidup membujang di Pekanbaru selama menjalani program pendidikan spesialis merupakan faktor yang sangat membantu kesuksesannya dalam mendapatkan gelar yang disandangnya sekarang.

Dokter yang pernah PTT sekaligus diamanahi sebagai Kepala di Puskesmas Lubuk Tarab, Sijunjung, Sumbar ini sekarang praktek di RS Islam Ibnu Sina Pekanbaru, selain praktek sebagai dokter obgyn juga menduduki posisi Kepala Instalasi kamar operasi di rumah sakit tersebut.

Di sela-sela kesibukannya, dokter alumni Universitas Andalas (UNAND), Padang, Sumbar, yang waktu masih mahasiswa aktif di Senat Mahasiswa dan Forum Studi Kodokteran Islam ini, masih meluangkan waktu berkegiatan sosial melalui Bulan sabit Merah Indonesia.

DATA PRIBADI
Nama : dr. Rosita, SpOG
Ortu : H. Bgd. Rasyidin – Hj. Sawiyah
Suami : Ir. Harlon Sofyan, Msi
Anak : Muhammad Alif Muzakki (kelas 3 SMA) dan Muhammad Afif Baihaqi (kelas 2 SMA)

RIWAYAT PENDIDIKAN
SDN 59 Padang Pasir, Padang, Sumbar
SMPN 1 padang, Sumbar
SMAN 1 Padang, Sumbar
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas , Padang
Pendidikan Program Dokter Spesialis (PPDS) program studi obstetri dan gynekologi FK Universitas Andalas, Padang

RIWAYAT PEKERJAAN
Kepala Puskesmas Lubuk Tarab, Sijunjung, Sumbar
Dokter IGD RS Awal Bros
Bagian Obstetri dan ginekologi RSI Ibnu Sina, Pekanbaru, Riau
Kepala Instalasi Kamar Operasi RSI Ibnu Sina, Pekanbaru, Riau

RIWAYAT ORGANISASI
Senat Mahasiswa Universitas Andalas
Forum Studi Kedokteran Islam
Bulan Sabit Merah Indonesia

dr. Rosita, Sp OG, adalah anggota Koperasi (pers) Swamedia Mitra Bangsa dari Pengda GMKM Riau-Sumbar.

 

(dr. Endang/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close