Ternyata, Nama Simpang Susun Semanggi Bukan Usulan Ahok

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Nama Simpang Susun Semanggi selalu dikaitkan dengan Basuki Tjahaja Purnama Alias Ahok, mantan Gubernur DKI Jakarta, karena dari berbagai pemberitaan dan klaim beberapa pihak dikatakan Ahok lah yang mengusulkan nama tersebut.

Salah satunya Djarot Saiful Hidayat, saat menjabat gubernur DKI Jakarta mengatakan bahwa Ahok lah yang mengusulkan nama Simpang Susun Semanggi sebagai nama jalan layang yang melingkar di atas jembatan Semanggi.

“Saya sampaikan begini ya, Pak Ahok minta namanya simpang susun Semanggi. Simpang baja Semanggi itu usulan banyak orang juga. Tapi nanti kami rapimkan. Simpang baja Semanggi atau simpang susun Semanggi,” ujar Djarot pada Ahad, 16 Juli 2017 lalu, dikutip dari Kompas.

Namun hal tersebut kini terbantahkan dari keterangan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPPB) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Dadang Sunendar.

Dadang mengungkapkan bahwa nama Simpang Susun Semanggi yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 17 Agustus 2017 lalu, bukan usulan Ahok yang kini terpidana dua tahun atas kasus penistaan agama Islam

Dadang menyebut, nama Simpang Susun Semanggi murni usulan dari pihaknya, setelah ada yang mengusulkan diberi nama Semanggi Interchange.

“Banyak yang mengusulkan, nama proyek, dan segala macam dan diantaranya itu. Nama Simpang Susun Semanggi sebenarnya juga bukan nama baru. Nama yang sudah lama kita usulkan juga,” kata Dadang dalam acara kilas balik kinerja Kemdikbud tahun 2017 dan rencana kerja 2018, di Kantor Kemdikbud, Jakarta, Rabu (20/12).

Dadang menjelaskan, munculnya nama Semanggi Interchange bukanlah usulan dari pemerintah provinsi DKI Jakarta. Melainkan, nama itu diusulkan beberapa pihak termasuk, diantaranya pengembang proyek tersebut.

Namun, kata Dadang, sebelum nama Semanggi Interchange diresmikan, BPPB Kemdikbud mengirimkan surat ke Pemprov DKI agar mengganti nama tersebut. Karena nama itu dipandang tidak menggunakan bahasa Indonesia, dan pihaknya menyarankan nama yang tepat adalah Simpang Susun Semanggi.

“Memang itu prosesnya lama tidak hanya tahun ini saja. Sudah bertahun-tahun lalu. Itukan (Simpang Susun Semanggi) simbol Jakarta, simbol Ibu Kota. Masa ikon Bangsa mau pakai bahasa asing,” pungkasnya. (ARif R/Hrn)

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

6 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER