Terkait Pengunduran Diri Bupati Madina Karena Jokowi Kalah, Begini Tenggapan Mendagri


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo menanggapi pengunduran diri Bupati Mandailing Natal (Madina), Dahlan Hasan Nasution yang disebabkan kecewa karena kekalahan pasangan calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf di daerah yang ia pimpin.

Pengunduran diri tersebut terungkap lewat sebuah surat berkop Bupati Madina yang ditandatangani Dahlan tertanggal 18 April 2019 dan beredar luas di media sosial.

“Benar yang bersangkutan membuat surat tersebut,” kata Mendagri Tjahjo Kumolo saat dikonfirmasi di Jakarta, Ahad (21/4).

Menurut Mendagri, surat bernomor 019.6/1214/TUMPIM/2019 terkait pengunduran diri Dahlan tersebut secara prosedur tidak tepat, yang mestinya ditujukan kepada DPRD setempat.

“Secara prosedural, alamat surat ini tidak tepat. Harusnya ditujukan kepada DPRD untuk selanjutnya diteruskan kepada Mendagri melalui Gubernur Sumatera Utara,” jelas Tjahjo Kumolo.

Diungkapkan juga oleh Tjajo, bahwa akhir masa jabatan Dahlan Hasan yang dulunya merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) masih panjang, yakni hingga Juni tahun 2021.

“Tapi alasan mundur ini sangat tidak lazim, sehingga akan mencederai amanat masyarakat yang telah memilih yang bersangkutan secara langsung,” tutur Tjahjo.

Dijelaskan Tjhajo, karena alasan mundur yang tidak lazim tersebut, Kemendagri akan mempelajari dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan.

“Pertama kita akan pelajari dan panggil yang bersangkutan bersama Pemprov Sumut. Kemudian kami akan terus komunikasikan dengan Pemprov untuk fasilitasi,” tukas Tjahjo.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Bupati Madina, Sumatera Utara, Dahla Hasan Nasution mengajukan pengunduran diri karena hasil Pilpres 2019 di daerahnya tidak sesuai harapan dengan kalahnya pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin.

Pengunduran diri Dahlan tersebut, disampaikan lewat sebuah surat yang ditujukan ke Presiden Jokowi d.p Menteri Dalam Negeri. Surat tersebut membuat heboh, karena tersebar di media sosial.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengarahkan Gerakan NKRI Bersyariah

Walau begitu, sekali lagi percayalah bahwa perjuangan Islam politik untuk menjadikan Indonesia sebagai negara Islam tak akan pernah mati. Ia akan terus bermetamorfosa dan tersimpan rapi dalam memori kolektif kelompok Islam politik.

Skyline Message

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

close