Karunia Alloh Tak Terbatas

Syahganda: Miskin Kaderisasi, Gerakan Mahasiswa Tak Punya Konsep

0
71
Dr. Syahganda Nainggolan, Direktur Sabang Merauke Circle

BOGOR – Dr. Syahganda Nainggolan memandang gerakan mahasiwa yang ada saat ini tidak memiliki konsep, sehingga tidak memiliki arah yang jelas, apa yang diperjuangkan.

Selama 20 tahun terakhir sejak 1998, gerakan mahasiswa kelihatannya tidak menunjukkan konsepsi lagi tentang apa yang dia mau perjuangkan,” jelas Syahganda dalam Latihan Kepemimpinan Kebangsaan I yang digelar Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) di Wisma DPR RI, Kopo, Puncak, Bogor.

Menurut Syahganda, gerakan mahasiwa saat ini tidak memiliki konsep disebabkan makin lemahnya proses kaderisasi dikalangan aktivis mahasiwa. Selain juga lemahnya idealisme mahasiswa dan cenderung memiliki orientasi yang pragmatis.

“Saya sering diminta untuk jadi pemateri dalam semacam latihan kader. Di situ yang saya lihat teman-teman yang hadir itu tidak punya kekuasaan terhadap konsep, kemudian orientasinya terlalu pragmatis.” ungkap Syahganda, alumnus ITB aktivis 1980-an.

Karena miskinnya kaderisasi menimbulkan tidak adanya konsep dalam pergerakan mahasiwa saat ini, maka aksi yang dilakukan mahasiwa saat ini cenderung sporadis dan tidak memiliki kesiapan dan kajian yang matang.

“Di masa lalu, kalau bicara social movement, itu umumnya punya konsep yang matang. Contoh gerakan tahun 70-an akhir sampai 80-an akhir itu, berbicara tentang menolak ketergantungan Indonesia terhadap asing. Itu gerakannya gerakan yang tersusun secara rapi, konseptual, dibedah politik-ekonominya oleh mahasiswa. Kenapa tidak mau ketergantungan, apa teori-teorinya dipelajari. Kemudian melakukan gerakan kritik terhadap ketergantungan itu,” jelasnya.

Kegiatan Latihan Kepemimpinan Kebangsaan I akan berlangsung hingga Minggu 12 Februari 2017.

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

trump, kim jong un

Trump Akan Tambah Sanksi untuk Tekan Korea Utara

NEW YORK - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan, Kamis (21/9), AS akan mengeluarkan lebih banyak sanksi terhadap Korea Utara. Sementara itu, sekutu-sekutu AS menginginkan...
rumah sakit

Bayi Yang Ditahan Rumah Sakit Karawang Meninggal Dunia

KARAWANG - Bayi laki-laki dari pasangan Ny Heni Sudiar dan Manaf yang sempat ditahan Rumah Sakit Intan Barokah, karena tidak mampu membayar tagihan biaya...

Zulkifli: Umat Islam Potensi Kekuatan Ekonomi Politik

MAGELANG - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengatakan penduduk Indonesia mayoritas Islam merupakan potensi yang sangat besar untuk dikonversi menjadi kekuatan ekonomi dan politik...

Polisi Amankan Pemuda Mengamuk di Liponsos Surabaya

SURABAYA - Kepolisian Sektor (Polsek) Sukolilo Surabaya mengamankan seorang pemuda berusia 28 tahun yang mengamuk di Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Sukolilo Surabaya. Kepala Unit Reserse...

Polisi Selidiki Senpi Yang Dititipkan ke Rumah Warga

PEKANBARU - Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Riau, menyelidiki temuan senjata api (senpi) genggam semiotomatis jenis FN kaliber 9 milimeter yang ditipkan oleh orang tak...

Empat Tersangka Kasus Perkelahian ala ‘Gladiator’ Terancam 15 Tahun Penjara

BOGOR - Empat orang tersangka kasus "gladiator" yang menewaskan seorang siswa SMA Budi Mulya Kota Bogor, Jawa Barat telah ditangkap, keempatnya terancam hukuman 15...