Pemerintah Putuskan Tarif Listrik Tidak Naik

2
67
Ignasius Jonan, Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pemerintah memutuskan tarif dasar listrik (TDL) tidak akan naik hingga akhir tahun 2017.

“Yang pertama pertimbangannya adalah daya beli masyarakat,” kata Menteri ESDM Ignasius Jonan ditemui di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu (27/9).

Jonan berkunjung ke Istana Kepresidenan menemui Presiden Joko Widodo.

Menurut Jonan, kendati tidak menaikkan TDL, PLN akan tetap meraih pendapatan pada 2017.

“Jadi bukan rugi lho ya, pasti masih untung. Kehilangan pendapatan itu mungkin sekitar Rp 4-5 triliun. Jadi tidak apa-apa,” ujar Jonan yang menambahkan pendapatan PLN mencapai rata-rata Rp 300 triliun per tahun.

Jonan juga meminta PLN agar dapat melakukan efisiensi pada biaya-biaya perawatan.

Selain itu, Jonan menyampaikan keyakinannya dengan pendapatan yang diperoleh PLN pada 2017 tidak ada pengaruh kepada megaproyek pengadaan listrik 35 ribu Megawatt.

“Tidak ada, tidak ada. Kan 35.000 Megawatt itu tidak diselesaikan sampai 2019 saja. Kan tidak mungkin bisa juga secara teknis. Jadi akan diselesaikan mungkin sampai 2023/2024,” kata Jonan.

Menteri ESDM menjelaskan pembagian pengadaan listrik 35 ribu Megawatt dibagi dua dengan swasta yaitu 25 ribu Mw dan PLN sisanya.

Dia mengatakan jika PLN merasa investasi untuk penambahan listrik 10 ribu Mw masih belum dapat dicapai, maka dia mengusulkan untuk dialihkan kepada swasta.

“Kalau memang PLN investasinya terasa berat, ya sudah diserahkan ke swasta. Nah nanti ini kita evaluasi,” ujar Jonan.

Menteri ESDM melakukan pertemuan dengan Presiden Jokowi selama sekitar 30 menit yang selesai pada pukul 16.30 WIB. (Ant/SU02)

loading...

2 KOMENTAR

  1. Sakit hati mendengar seorang menteri bicara begini.
    Bilang aja terus terang, proyek 35GW yang dulu dibangga-banggakan itu memang tidak layak. Tidak usah berputar-putar. Akhirnya bicara swasta toh. Proyek untuk swasta (yg kemungkinan cina) lagi toh.
    TDL tidak naik? Mulut apa yang bisa ngomong begitu. Bukannya baru saja dinaikkan gila-gila-an?
    Ada seorang Rizal Ramli yang paham kebobrokan ini. Jangan lagi berpura-pura.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Terkait SP3 Kasus Habib Rizieq, Jokowi: Tidak Ada Intervensi Pemerintah

TANGERANG, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi menegaskan bahwa tidak ada intervensi pemerintah dalam penerbitan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) kasus dugaan "chat" berkonten pornografi yang melibatkan...

Kemendagri Dukung Ketegasan Kapolri Menjaga Netralitas Polri di Maluku

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kementerian Dalam Negeri menyatakan mendukung ketegasan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dalam menjaga netralitas Pilkada di Maluku. "Tentu kami 'respect' dan mendukung atas...

Bantah Karena Ketidaknetralan, Polri Enggan Jelaskan Alasan Mutasi Wakapolda Maluku

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kadivhumas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto membantah mutasi jabatan Brigjen Pol Hasanuddin sebagai Wakapolda Maluku akibat ketidaknetralan Hasanuddin dalam mengawal pelaksanaan Pemilihan...

Hari Pertama Masuk Kerja, Wali Kota Langsa Pimpin Apel Bersama

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID  - Hari pertama masuk kerja setelah libur Idul Fitri, Wali Kota Langsa Tgk. Usman Abdullah memimpin apel bersama dalam rangka halal...

Hari Pertama Masuk Kerja, 100 PNS Malah Bolos

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 100 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar pada hari pertama masuk kerja setelah libur lebaran 2018 dinyatakan absen. "Dari...