MUI: Tidak Boleh Ada Yang Menghalangi Takbir Keliling

2
287
pawai takbir, takbir keliling

JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) berharap aparat keamanan menjamin ketertiban dan keamanan pelaksanaan takbir keliling. Karena hal tersebut adalah bentuk ibadah, sebuah kegiatan umat Islam yang menghidupkan malam Idul Fitri.

“Tidak boleh ada yang menghalangi kegiatan syiar Idul Fitri, dengan dalih apapun,” kata Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh dalam dalam siaran pers yang diterima SERUJI, Jumat (23/6).

Selain itu, lanjutnya, MUI juga mengimbau agar setiap acara takbir keliling dapat berkoordinasi dengan aparat keamanan. “Malam Idul Fitri sebaiknya disemarakan dengan gema takbir memuji asma Allah,” jelasnya.

“Takbir keliling sebagai sarana syiar merupakan wujud kearifan lokal yang khas Indonesia. Meski demikian, kegiatan yang melibatkan banyak orang ini tetap harus mengedepankan ketertiban dan keamanan,” kata dosen Pascasarjana UIN Jakarta ini.

Asrorun menghimbau bagi yang melaksanakan takbir keliling agar menjaga ketertiban umum. “Koordinasi dengan pengurus masjid, pengurus lingkungan, dinas lalu lintas, dan aparat keamanan,” katanya.

Asrorun juga menambahkan, takbir keliling bisa meneguhkan tali silaturrahim. Ia mengimbau agar Idul Fitri menjadi sarana untuk kembali menguatkan silaturrahim, mulai dari keluarga dekat, keluarga jauh, tetangga, hingga sesama anak bangsa.

Idul Fitri juga bisa menjadi sarana untuk meneguhkan persatuan nasional dan semangat rekonsiliasi. “Idul Fitri dapat mewujudkan persatuan Indonesia dalam bingkai Ketuhanan Yang Maha Esa,” tutupnya. (Hrn)

loading...

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
KPU

Lima Bakal Caleg DPR Ditemukan KPU Merupakan Mantan Koruptor

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyatakan lima bakal calon anggota Legislatif (Bacaleg) DPR yang didaftarkan partai politik merupakan mantan narapidana kasus korupsi. "Berdasarkan...

Fasilitas Tidak Standar di Sukamiskin Dibenarkan Dirjen PAS

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami membenarkan adanya fasilitas bagi narapidana korupsi yang tidak sesuai standar di...
Febri Diansyah

Kalapas Sukamiskin Diketahui Terang-Terangan Minta Mobil dan Uang

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menyatakan Kepala Lapas Sukamiskin Bandung Wahid Husein secara terang-terangan meminta mobil, uang dan sejenisnya...
kpk, komisi pemberantasan korupsi

KPK Temukan Penyalahgunaan Fasilitas Berobat di Sukamiskin

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menemukan dugaan penyalahgunaan fasilitas berobat narapidana dalam proses penanganan kasus di Lapas Sukamiskin Bandung, Jawa Barat. "Kami...

Dugaan Narapidana Sukamiskin Keluar Lapas Sedang Didalami Kemkumham

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kementerian Hukum dan HAM (Kemkumham) mendalami adanya dugaan narapidana korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, dapat masuk dan keluar lapas dengan...