Ketua MPR: Paham Keagamaan dan Kebangsaan Saling Menopang

Politisi PAN itu menilai saat ini ada yang beranggapan beragama berarti jauh dari berbangsa, tunduk pada ajaran agama dianggap tidak setia kepada paham kebangsaan.

Hal itu menurut dia adalah salah sehingga kesalahpahaman dalam mengartikulasikan, memahami, serta mengimplementasikan paham keagamaan dan kebangsaan tersebut adalah hal yang sangat serius dan dapat berdampak negatif jika terus dibiarkan.

“Namun yang lebih membahayakan adalah ketika kesalahpahaman tersebut masuk dalam arena kontestasi politik,” katanya.

Zulkifli menilai pemahaman yang salah tersebut digunakan untuk mengkotak-kotakan rakyat sesuai pilihan politik baik itu parpol atau kepala daerah.

Menurut dia kalah atau menang dalam kontestasi politik seharusnya menjadi hal biasa dan lumrah, jangan gara-gara kontestasi politik rakyat menjadi terpecah belah dan terkotak-kotak.

Hadir dalam acara tersebut Ketua Umum ICMI Jimly Asshiddiqie, Pimpinan Pondok Pesantren Tebuireng KH Shalahuddin Wahid dan ratusan delegasi Perwakilan ICMI dari seluruh Indonesia. (Ant/SU01)

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER