Leicester City

Leicester Menang Tipis di Kandang Newcastle

KASAD: Ada 2 Ancaman Terhadap Indonesia

3
278
Jendral Mulyono
Kepala Staf Angkatan Darat, Jendral TNI Mulyono

MAKASSAR – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono mengatakan ada dua ancaman terhadap negara Indonesia yang harus diwaspadai dan diantisipasi setiap warga Indonesia, khususnya bagi para prajurit.

Mulyono menjelaskan, ancaman pertama terkait kondisi saat ini yakni negara berada pada situasi yang disebut “proxy war” yang merupakan program atau sebuah upaya bagaimana suatu negara bisa menguasai bagian negara yang lain tanpa berperang.

“Untuk itu, para prajurit bertanggung jawab dan senantisasi monitor dan memantau terhadap hal-hal atau perkembangan perkembangan yang dapat menimbulkan stabilitas keamanan di wilayah NKRI,” kata Mulyono di Makassar, pada hari Selasa (11/4), sebagaimana dilansir Antara.

Ancaman “proxy war” adalah merupakan upaya yang begitu halus yang dilakukan negara lain untuk menguasai negara Indonesia.

Namun untuk upaya menguasai itu tidak atau bukan dengan cara berperang secara terbuka, tembak-menembak. Untuk ancaman jenis ini yakni bagaimana upaya untuk melumpuhkan negara itu dengan menggunakan orang dalam.

“Seperti dengan cara menggunakan aktor-aktor lain. Misalnya negara A tidak menggunakan orangnya sendiri untuk mengancurkan negara B, melainkan merekrut orang dari negara B sendiri untuk mengacauakan situasi dan kondisi dinegaranya tersebut,” ujarnya.

Untuk mengacaukan kondisi, di situ dilakukan provokasi, dipengaruhi, dipanas-panasi termasuk dijadikan sebagai agen untuk merusak dari dalam.

“Makanya bermunculan provokator, radikalisme, dan sebagainya. Seolah-olah kita tidak dijajah padahal sebenarnya terjajah.”

“Untuk itu kita harus hati-hati, jangan mudah terprovokasi, terpengaruhi praktek adu domba. Apalagi Indonesia itu memang rawan terjadi adu domba karena memang memiliki banyak suku, ras, adat, agama dan pulau,” tegasnya.

Sementara ancaman kedua yakni terkait energi. Untuk saat ini, menurut dia, kejadian di Timur Tengah itu merupakan salah satu kasus memperebutkan energi dari fosil.

Namun kedepan, energi fosil tentunya akan habis, jika demikian maka manusia akan beralih ke energi hayati yang didapatkan dari tumbuh-tumbuhan.

Menurut dia, jika tidak ada fosil maka akan beralih ke energi tumbuhan. Ke depan, energi tumbuh-tumbuhan tidak hanya untuk dikonsumsi namun untuk energi sehingga jatah makanan akan berkurang dan menjadi rebutan.

“Untuk puluhan tahun ke depan, akan tumbuh hingga 12 miliar penduduk. Artinya akan banyak manusia yang membutuhkan makanan. Jika terjadi hal itu maka Indonesia sebagai negara yang kaya akan energi hayati tentu menajadi incaran untuk didatangi,” katanya.

EDITOR: Iwan S

BAGIKAN
loading...

3 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Orang tenggelam

Tim SAR Temukan Jasad Dua Pelajar Bengkulu yang Tenggelam

BENGKULU, SERUJI.CO.ID - Tim pencari dan penyelamat menemukan jasad dua orang pelajar SMA Kota Bengkulu yang terseret arus dan tenggelam di Pantai Teluk Sepang dalam...
Kapal terbakar

Belasan Nelayan Jabar Alami Musibah di Lombok

MATARAM, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 16 nelayan asal Desa Karangsong, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mengalami musibah kebakaran kapal di perairan utara Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara,...
Imunisasi

Kemenkes Imunisasi Difteri Serentak di Tiga Provinsi

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kementerian Kesehatan akan melakukan imunisasi difteri serentak pada tiga provinsi, yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten pada Senin (11/12) untuk...

KANAL WARGA TERBARU

Sohibul Iman

Selain Sampaikan Pernyataan Sikap, Presiden PKS Ajak Masyarakat Indonesia Boikot Produk AS

JAKARTA - Selain menyampaikan resmi pernyataan sikapnya atas pengakuan Yerussalem sebagai ibukota Israel, Partai Keadilan Sejahtera juga mengajak masyarakat Indonesia untuk memboikot produk-produk Amerika...
images(1)

Keindahan Hawa Nafsu

Muhammad Hanif Priatama Keindahan, sesuatu yang jika dilihat, didengar dan dirasakan, membawa diri bahagia, gembira, lega, kagum, atau senang. Ringkasnya, apapun yang diinginkan, selalu terlihat...

Muslim Klaten Bersatu dalam Aksi Damai Selamatkan Palestina

Muslim Klaten hari ini telah menampakkan ukhuwahnya dalam aksi damai selamatkan Palestina di masjid Al-Aqsho Klaten, Ahad (10/12). Berbagai elemen muslim klaten yang berasal...