Intensitas Perbincangan Isu PKI di Medsos Meningkat Tajam

2
244
gatot nurmatyo
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo perintahkan pemutaran film G30S/PKI di lingkup internal institusinya, saat berziarah di Makam Bung Karno, Blitar, pada Senin, 18/9/2017. (Foto: Istimewa)

JAKARTA – Percakapan tentang isu Partai Komunis Indonesia (PKI) ramai diperbincangkan “netizen” di media sosial, bahkan kembali meningkat tajam sepanjang September 2017 dan menjadi percakapan tertinggi sejak 2016.

Direktur Komunikasi Indonesia Indicator (I2) Rustika Herlambang, di Jakarta, Jumat (22/9), mengungkapkan hingga Kamis (21/9) pukul 20.40 WIB terdapat sebanyak 437.221 “tweets” (cuitan) tentang PKI di media sosial Twitter.

Indonesia Indicator (I2), sebuah perusahaan di bidang intelijen media, analisis data, dan kajian strategis dengan menggunakan “software AI” (Artificial Intelligence) mencatat, intensitas percakapan tentang PKI meningkat tajam lantaran dipicu oleh ajakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo untuk kembali menonton bersama Film G30S/PKI.

“Intensitas tersebut meningkat tajam dalam seminggu terakhir, khususnya 18 september 2017, yang dalam sehari mampu menggerakkan 101.459 percakapan di Twitter,” ungkap Rustika dalam hasil risetnya bertajuk “PKI dalam Respons Netizen”.

Menurut Rustika, semua cuitan tentang isu PKI itu berasal dari 58.059 akun manusia (90,5 persen ) dan 6.093 akun robot (mesin) sekitar 9,5 persen.

“Seminggu terakhir, isu PKI masih direspons sebanyak 51.816 akun manusia (90,2 persen) dan 5619 akun robot (9,8 persen). Perpaduan dua akun tersebut membentuk 361.971 percakapan (tweets),” papar Rustika.

Wacana film G30S/PKI menempati porsi sebesar 31 persen dari seluruh pembicaraan netizen, yang ditanggapi dengan pro dan kontra. Apalagi, Presiden Jokowi turut memberikan pernyataan dan mengharapkan agar dibuat versi terbaru, sehingga bisa diterima generasi milenial tanpa menghilangkan konteks dari maksud film itu sendiri.

Reaksi netizen pada isu film ini didominasi dengan emosi “anticipation” yang diwujudkan dengan penantian acara nonton bareng, respons pada pernyataan Jokowi.

“Sementara itu, isu lainnya yang dimunculkan para netizen adalah Orde Baru, perhatian netizen pada ulama, peristiwa di YLBHI, serta acara talkshow di salah satu televisi. Masing-masing isu tersebut rata-rata dibicarakan sebanyak 3-5 persen dari keseluruhan pembicaraan tentang PKI,” papar Rustika.

loading...

2 KOMENTAR

  1. aksi mennghasilkan reaksi. tiada asap kalau tiada api. kalau tidak ada informasi-informasi kebangkitan PKI, pasti tidak akan ada perlawanan terhadap PKI. Semakin PKI dibela-bela, semakin timbul perlawanan masyarakat, terutama TNI dan ummt Islam.
    anda mau apa…!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
menhub

Menhub: Cuaca Buruk Belum Mempengaruhi Sektor Penerbangan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan sektor penerbangan belum terpengaruh kondisi cuaca buruk seperti yang dialami sektor pelayaran, meskipun kewaspadaan tetap...
tewas

Karena Kecelakaan Mobil, Pilot Lion Air Dimakamkan di Madinah

SERANG, SERUJI.CO.ID - Pilot Lion Air Captain Bambang Sugiri yang meninggal karena kecelakaan mobil di Arab Saudi, Sabtu (21/7), akan dimakamkan di Madinah pada...
Tahanan kabur

Dua dari 31 Orang Napi Lapas Doyo Yang Kabur Telah Diamankan

SENTANI, SERUJI.CO.ID - Kapolres Jayapura AKBP Victor Mackbon mengatakan jumlah narapidana yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura,...

Untuk Asian Games, PSSI Miliki Dua Bus Baru

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memiliki dua unit bus baru sebagai moda transportasi tim nasional sepak bola Indonesia menjelang bergulirnya...

Dirjen PAS: OTT di Sukamiskin Masalah Serius dan Tak Terduga

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami mengatakan kejadian Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)...