Ikuti Instruksi Panglima TNI, Kodim Dumai Akan Gelar Nobar Film G30S/PKI

DUMAI – TNI Angkatan Darat Komando Distrik Militer (Kodim) 0320 Dumai berencana memutar film penumpasan G30S/PKI dengan menggelar nonton bareng atau “nobar”, namun kini masih tahap koordinasi bersama pemerintah daerah.

Komandan Kodim 0320 Dumai Letkol (Kav) Rendra Siagian di Dumai, Senin, mengatakan rencana pemutaran dan nonton bareng film yang diproduksi tahun 1984 tersebut sesuai perintah Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

“Ada rencana, dan nanti akan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah,” kata Dandim Rendra kepada wartawan, Senin (18/9).

Disebutkan, penayangan film G30S/PKI disutradai Arifin C Noer ini belum dapat dipastikan waktunya, namun lokasi diusulkan dua tempat, yaitu gedung daerah Pendopo Sri Bunga Tanjung dan halaman kantor bersama Pemkot Dumai di Jalan HR Subrantas.

Film pada zaman orde baru kerap ditayangkan setiap 30 September atau bertepatan momen Hari Kesaktian Pancasila ini segera akan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah setempat.

“Jadwalnya belum bisa dibeberkan karena masih dikoordinasikan dengan pemerintah,” sebutnya.

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Blitar menegaskan acara nonton bareng film kontroversial itu memang perintahnya.

“Iya itu memang perintah saya, mau apa? Yang bisa melarang saya hanya pemerintah,” kata Jenderal Gatot di Makam Bung Karno (MBK), Bendogerit, Blitar, Senin (18/9).

Gatot menyatakan, Mendagri sudah mengizinkan dia memerintahkan seluruh anggotanya menonton film tersebut, dan upaya meluruskan sejarah.

Rencana TNI menggelar acara nonton bareng film G30S/PKI memang menjadi polemik. Ada yang menilai film itu tak pantas ditonton lagi. Namun ada juga yang mendukung rencana TNI sebagai upaya mengingatkan sejarah kelam bangsa ini. (Ant/SU02)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Najmul Akhyar

Negeri Bohong

Anda ASN Yang Terpaksa Harus Bercerai? Simak Prosedur Yang Harus Dilalui

Anda seorang ASN dan sedang mengalami masalah rumah tangga yang berujung perceraian? Simak proses percerain ASN berikut, apa yang harus dilakukan dan kewajiban apa yang muncul.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Pemilihan Umum Rasa Adu Jangkrik