Gubernur Aher Serahkan Bantuan 3 Miliar untuk Korban Banjir di Bima

Mataram, Seruji.com — Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, menyerahkan bantuan untuk korban banjir bandang di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat. Bantuan senilai tiga miliar rupiah itu merupakan sumbangan dari masyarakat Jawa Barat.

In syaa’ Allaah, ada amanah dari masyarakat Jawa Barat yang dititipkan ke saya kepada saudara-saudara kita di Bima,” terang Aher saat memberikan kuliah subuh di Masjid Hubbul Wathon, Islamic Center, Nusa Tenggara Barat, Senin (16/1) pagi tadi.

Aher menyebutkan bahwa sumbangan tersebut didapatkan dari donasi yang diberikan oleh masyarakat Jawa Barat melalui lembaga-lembaga kemanusiaan yang ada serta dari APBD Pemerintah Provinsi  Jawa Barat.

Ia berharap dengan bantuan yang diberikan, dapat membantu mempercepat proses pemulihan pascabencana supaya masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti biasa.

Ia mendoakan agar para korban bencana tetap bersabar dan segera bangkit mengejar ketertinggalan.

“Mudah-mudahan musibah yang menimpa negeri ini segera diselesaikan oleh Allah  Swt. dan masyarakat yang terkena bencana dapat bersabar menjalaninya,” harapnya.  (Syamsul/NTB)

Reporter : Denni

Editor   : Denni

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Umat Islam Harus Menangkan Pilpres dan Pileg

Mengingat betapa pentingnya momentum Pemilu 17 April 2019, maka umat Islam harus benar-benar berjuang dan mempunyai komitmen untuk dapat memenangkan pertarungan politik baik untuk Pilpres maupun Pileg yaitu memilih calon Paslon Presiden/Wapres serta Caleg yang didukung oleh Partai Politik yang memang punya komitmen berjuang dan keberpihakan untuk kepentingan Umat Islam dalam semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.