Gelar Budaya Rakyat Untuk Syukuri Pelantikan Gubernur DIY

0
110
Gelar Budaya di Pagelaran Keraton Yogyakarta
Gelar Budaya di Pagelaran Keraton Yogyakarta pada Ahad (22/10) malam. (Foto: Arif Kusuma Fadholy/SERUJI)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Sekretariat Bersama Keistimewaan DI Yogyakarta beserta masyarakat Yogyakarta mengadakan Gelar Budaya Rakyat Mahayubagyo Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY Periode 2017-2022. Pelaksanaan tersebut diadakan di Pagelaran Keraton Yogyakarta pada Ahad (22/10) malam hingga Senin dini hari.

Acara gelar budaya tersebut dimeriahkan oleh 366 seniman DI Yogyakarta. Mereka terdiri dari 10 grup penampil, di antaranya dari Kabupaten Bantul, Sleman, Kulon Progo, Gunung Kidul, dan Kota Yogyakarta.

Sebelum acara, ada prosesi pemotongan tumpeng oleh Gusti Kanjeng Ratu Hayu yang mewakili Keraton Yogyakarta. Kemudian potongan tumpeng tersebut dibagikan kepada perwakilan pementas atau seniman yang tampil pada acara tersebut.

Koordinator Sekber Keistimewaan Yogyakarta, Widihasto Wasana Putra (Hasto) mengatakan gelar budaya ini merupakan bentuk rasa syukur karena telah berjalan yang telah berlaku.

“Gelar budaya di Pagelaran Keraton menandakan Golong Gilig yang menyatukan pemerintahan dan rakyat untuk mengisi kebudayaan di DIY,” katanya dalam sambutan.

Hasto berharap, pemerintahan Gubernur dan wakil Gubernur periode 2017-2022 lebih baik dari sebelumnya.

“Semoga lebih mensejahterakan dan lebih membahagiakan rakyat,” ujarnya.

Gelar Budaya di Pagelaran Keraton Yogyakarta
Prosesi pemotongan tumpeng oleh Gusti Kanjeng Ratu Hayu yang mewakili Keraton Yogyakarta. (Foto: Arif Kusuma Fadholy/SERUJI)

Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) DIY, Umar Priyono mengatakan, melihat rakyat punya semangat seperti itu, pihaknya berharap, baik birokrasi dan masyarakat akan mampu mewujudkan spirit terkait visi-misi gubernur.

“Provinsi DIY tidak lepas dari dimensi budaya. Budaya bisa merekatkan pemerintah dengan masyarakat, serta masyarakat dengan masyarakat,” ujar Umar.

Gelar Budaya di Pagelaran Keraton Yogyakarta
Gelar Budaya di Pagelaran Keraton Yogyakarta pada Ahad (22/10) malam. (Foto: Arif Kusuma Fadholy/SERUJI)

Umar menambahkan, dengan masyarakat mengggelar seni budaya, merupakan cara strategis untuk meneguhkan aspek pembangunan terkait visi-misi gubernur. Menurutnya, partisipasi semua pihak sangatlah penting.

Gelar budaya tersebut juga menyediakan empat angkringan gratis untuk siapapun yang datang. Semakin malam, pengunjung semakin ramai berdatangan. (ArifKF/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Prancis juara piala dunia 2018

Prancis Juara Piala Dunia 2018, Setelah Tundukkan Kroasia 4-2

MOSKOW, SERUJI.CO.ID - Prancis menang 4-2 atas Kroasia pada final Piala Dunia di Stadion Luzhniki Moskow pada Ahad (15/7), untuk membuat mereka mengangkat trofi...

Final Piala Dunia 2018, Prancis Unggul 2-1 Atas Kroasia di Babak Pertama

MOSKOW, SERUJI.CO.ID - Prancis memimpin 2-1 atas Kroasia pada babak pertama final Piala Dunia, setelah tersaji 45 menit pertama yang berlangsung menarik di Stadion Luzhniki,...

Ribuan Warga Kota Langsa Nobar Final Piala Dunia

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Ribuan Warga Kota Langsa Nonton Bareng (Nobar) final piala dunia yang digelar oleh Pemerintah Kota Langsa di Lapangan Merdeka Kota...

Pencuri Spesialis Angkutan Daring Berhasil Ditangkap Polisi

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Resort Kuantan Singingi, Provinsi Riau berhasil menangkap buronan bandit pencurian disertai kekerasan spesialis angkutan daring yang beraksi di jalan lintas...
mahkamah konstitusi

Terdapat 67 Permohonan Sengketa Pilkada Yang Diterima MK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Mahkamah Konstitusi (MK) mencatat sebanyak 67 permohonan Penyelesaian Hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018 telah terdaftar pada Ahad (15/7) malam,...