Dianggap Lebih Parah dari Ahok, Sukmawati Dipolisikan Akibat Puisinya

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Puisi yang dibaca Sukmawati Soekarnoputri di acara “29 Tahun Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week 2018”, di Jakarta pada Kamis (29/3) lalu, berbuntut panjang.

Akibat puisi karya Sukmawati tersebut, siang ini, Selasa (3/4), ia dilaporkan ke Polisi dengan tuduhan dugaan melakukan penistaan terhadap agama Islam.

Sukmawati dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh seorang Advokat, Denny Andrian Kusdayat dengan tuduhan telah melakukan tindak pidana Penistaan Agama Islam sebagaimana diatur pasal 156A KUHP dan atau pasal 16 Undang Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi RAS dan Etnis.

Laporan Denny telah diterima di Sentra Palayanan Masyarakat, Polda Metro Jaya dengan nomor laporan TBL/1782/IV/2018/PMJ.Dit.Reskrimum.

Dalam laporannya, Denny mengaku mewakili umat Islam yang telah dilecehkan dan dihina oleh Sukmawati lewat puisinya.

“Dalam puisinya dia mengatakan lantunan azan yang kalah merdu dari kidung. Kalimat pembuka itu syariat Islam disandingkan dengan sari konde, itu enggak pantas. Kalau saya harus jujur dia lebih parah dari Ahok,” ungkap Denny usai membuat laporan Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (3/4).

Tidak hanya Denny, bersamaan Polisi juga menerima pengaduan yang sama dari Ketua DPP Partai Hanura Amron Asyhari, yang menganggap apa yang dilakukan Sukmawati tersebut tidak pantas dan melecehkan umat Islam.

Baik Denny maupun Amron menegaskan tidak akan mencabut laporannya walaupun Sukmawati nantinya menyadari kekeliruannya dan meminta maaf. Mereka berharap polisi bertindak tegas dan profesional dalam menangani kasus ini.

“Tetap proses hukum harus berjalan. Kami maafkan jika beliau meminta maaf. Tapi pada kenyataannya sampai saat ini belum ada permintaan maaf dari dia, yang ada hanya sebuah klarifikasi,” pungkas Denny.

Sukmawati dilaporkan ke Polisi
Laporan polisi Denny AK terhadap Sukmawati Soekarnoputri.

(ARif R/Hrn)

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close