Cegah Bantuan Diambil di Tengah Jalan, Kemensos Minta Pengamanan TNI/Polri


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Kementerian Sosial (Kemensos) meminta pendistribusian bantuan ke Kabupaten Donggala dan daerah lainnya agar dikawal oleh aparat TNI atau polisi untuk memastikan bantuan tidak diambil di tengah jalan dan sampai ke korban.

“Belajar dari pengiriman bantuan logistik dari Sulbar yang diambil massa di jalan menuju Donggala, maka pengiriman bantuan logistik selanjutnya baik dari pusat atau provinsi lain agar sebelum masuk Donggala, Palu, Sigi dan Parigi Utara meminta pengawalan dari korem/polsek setempat,” kata Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Harry Hikmat yang dihubungi dari Jakarta, Senin (1/10).

Agar memastikan bantuan aman mengingat barang-barang logistik merupakan aset Kementerian Sosial, dan bantuan dipusatkan di gudang logistik Dinsos Provinsi, tambah Harry.

“Untuk pengendalian terkonsentrasi di Dinsos Provinsi, mengingat barang-barang logistik aset BMN Kemensos,” katanya.

Berdasarkan pantauan di lapangan proses evakuasi korban gempa dan tsunami di Kota Palu terkendala kurangnya alat berat. Semua masih dilakukan secara manual oleh Basarnas.

Hingga saat ini pasokan listrik dan telekomunikasi belum kembali normal. Warga pun beramai-ramai mengambil BBM di mobil-mobil tangki Pertamina, selain mengambil makanan dan minuman dari toko atau warung yang masih tutup.

Harry mengatakan, Kementerian Sosial telah membuka tujuh dapur umum lapangan di Kota Palu dan akan membuka satu unit di Donggala.

Rencananya hari ini akan bergerak ke Sigi, Parigi namun masih terkendala jalan yang sulit diakses.

Selain itu, sulitnya BBM, listrik yang belum pulih serta jaringan komunikasi yang masih lumpuh juga menyulitkan koordinasi bantuan. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.
close