Buntut Laporan FPI, Polri Akan Investigasi Kapolda Jabar

Jakarta, Seruji.com– Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Rikwanto, Kepala Pelayanan Markas Besar Polri Kombes Pol Budi Widjanarko dan Kepala Bagian Mitra Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Kombes Pol Awi Setiyono adalah tiga pejabat tinggi Polri yang menerima utusan rombongan Front Pembela Islam (FPI) yang berunjuk rasa hari ini di Mabes Polri. FPI diwakili Habib Rizieq Syihab, imam besar FPI dan Munarman, SH, juru bicara FPI.

“Polri akan melakukan investigasi atas apa yang dilaporkan FPI,” kata Rikwanto di Jakarta, Senin (16/1).

Sementara Munarman mengatakan bahwa tahap investigasi adalah prosedur Polri untuk menindaklanjuti setiap laporan dari masyarakat yang diterima Polri. Hal ini dijelaskan kepada massa di depan Gedung Badan Pemelihara Keamanan, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan.

Dalam unjuk rasa pagi tadi, FPI meminta Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mencopot Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan karena dinilai tidak profesional dengan melakukan pembiaran penyerangan ormas GMBI kepada Laskar FPI usai pemeriksaan Habib Rizieq di Mapolda Jawa Barat pada Kamis (12/1).

Kapolda Jabar juga dinilai telah melanggar UU Kepolisian No. 2 Tahun 2002 Pasal 28 ayat 3, karena memegang jabatan di luar kepolisian saat yang bersangkutan masih aktif sebagai pejabat Polri. Belakangan diketahui bahwa Irjen Pol Anton Charliyan juga menjadi Dewan Pembina GMBI. (*)

Foto: Ucuy

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Wanita Muda Kaki Sering Kesemutan dan Perut Bagian Bawah Sakit, Gejala Apa?

Dokter, sudah 4 hari ini kaki saya terasa kebas dan gampang kesemutan. Juga perut saya bagian bawah terasa sakit. Kira-kira sakit apa ya dok?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.