JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Peristiwa aksi walk out musisi kenamaan Ananda Sukarlan dan pidatonya yang dianggap menghina Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan pada acara HUT ke-90 Kanisius, Kemayoran, Sabtu (11/11) malam lalu, berbuntut panjang.
Kali ini Traveloka, aplikasi pemesanan tiket, yang kena getahnya. Ribuan warganet melakukan aksi menghapus aplikasi Traveloka di gadget mereka dan mengajak warganet yang lain lewat sosial media melakukan hal yang sama.
Dari pantauan SERUJI hingga pagi ini, Selasa (14/11) di sosial media bertebaran ajakan yang diberi tagar #Uninstall #Traveloka juga Boycott Traveloka. Selain di sosial media SERUJI juga menerima broadcast ajakan yang sama lewat aplikasi kirim pesan Whatsapp.
Aksi warganet ini dipicu oleh tindakan Derianto Kusuma, pendiri Traveloka, yang dianggap mendukung penghinaan yang dilakukan Ananda Sukarlan.
Derianto yang dikabarkan hadir pada acara HUT Kanisius tersebut, juga sebagai penerima penghargaan bersama Ananda, menyalami serta memberikan ucapan selamat ke Ananda setelah aksi walk out dan pidato yang dianggap menghina Anies Baswedan.
Yuk rame2 uninstall “Traveloka” bagi yg telah menginstalnya #uninstall #Traveloka
— M. Fikri (@mhmfikri) 14 November 2017
(ARif R)

Tidak layak dpt penghargaan tuh.. klo akhlaq msh ngdukung orng yg tdk punya etika (walkout saat ada orng bicara).. msh tdk bisa nerima kenyataan klo majikannya kalah dan dipenjara…
Saya membaca beritanya dan saya ikutan uninstall demi Indonesia yang beradab
efek pengguna sosial media terbanyak, gampang dihasut dan dimonitor oleh negara2 lain, sehingga negara lain jadi tau karakter sebagian besar penduduk dan dapat melakukan langkah2 “yang diperlukan” untuk tujuan2 “intelijen tertentu”…
sensitif amat ,,,dikit2 bawa islam ,,,gak suka anies kok di bilang anti islam ,,,goblok
Yang goblok tuh sampean, di artikel itu Ada ngga bawa2 Islam. Goblok kok dipelihara ayam tuh dipelihara
Makanya di baca…, BOIKOT bukan krna bawa2 agama. Tp karena menolak kehadiran GUBERNUR TERPILIH. aduhhh
Terus rapatkan barisan dan perkuat persatuan umay muslim. Sekarang saatnya kita Umat Islam bersatu.
Mari pindahkan transaksi sehari2 anda ke paytren dari Ustad Yusuf Mansyur, untuk mendorong perekonomian Umat Islam.