Indonesia dan Belanda Kerjasama Revitalisasi Pendidikan Kejuruan

1
37

JAKARTA –  Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Pemerintah Belanda melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Sains menandatangani tiga naskah kerja sama di bidang pendidikan dan kebudayaan. Salah satu poin yang menjadi sasarannya adalah revitalisasi di bidang pendidikan vokasi dan kebudayaan.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy berharap melalui kerja sama ini, akan membuka pintu kerja sama yang lebih luas lagi antara kedua negara di bidang pendidikan dan kebudayaan. “Saya optimis kerja sama ini akan membantu kita dalam mencapai tujuan, yaitu merevitalisasi pendidikan vokasi, terutama di bidang pertanian, maritim, pariwisata, dan industri kreatif,” kata Mendikbud dalam sambutannya di Kantor Kemendikbud, Jakarta(13/2/2017).

Kerja sama Pemerintah Indonesia dan Belanda tersebut ditandai dengan penandatanganan TA (Technical Arrangement)/Pengaturan Teknis tentang pemetaan dan analisis kebutuhan pada sekolah menengah kejuruan negeri (SMKN) 2 Subang, Jawa Barat dan SMKN 5 Jember, Jawa Timur sebagai proyek kerja sama revitalisasi pendidikan kejuruan pertanian.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Sains Belanda, Jet Bussemaker juga menyampaikan pendapatnya terkait kerja sama ini. Menurutnya, ini merupakan awal yang bagus bagi mereka untuk ikut telibat dalam mengembangkan kualitas pelajar di kedua negara.

Selain bidang vokasi, terdapat juga penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman di bidang kebudayaan. Hal ini terjalin guna meningkatkan kolaborasi antara Indonesia-Belanda mengingat keduanya memiliki hubungan masa lalu yang panjang dan keunggulan masing-masing yang bisa saling melengkapi. Kerja sama ini adalah bentuk lanjutan dari Nota Kesepahaman yang telah ditandatangani antara Republik Indonesia dan Belanda pada November 2016 lalu tentang Pendidikan dan Kejuruan.

Turut hadir dalam acara ini antara lain Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kemendikbud, Didik Suhardi; Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Dikdasmen), Hamid Muhammad; Dirjen Kebudayaan, Hilmar Farid; Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Sumarna Surapranata; Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Kabalitbang), Totok Suprayitno; Staf Ahli Mendikbud Bidang Inovasi dan Daya Saing Ananto Kusuma Seta; Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Revitalisasi Pendidikan Kejuruan dan Keterampilan Waras Kamdi serta pejabat terkait.

EDITOR : Yus Arza

BAGIKAN
loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

UMK

Ini Besaran UMK 2018 Untuk Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jawa Timur Soekarwo telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2018 untuk 38 Kabupaten/Kota di Jatim. Ketetapan ini sesuai Pergub...
Deddy Mizwar

Deddy Mizwar Bersafari Politik ke PPP

BANDUNG, SERUJI.CO.ID -  Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar atau Demiz melanjutkan safari politiknya dengan mengunjungi Kantor DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Barat di...
Ujian Panwascam

190 Peserta Ikut Ujian Tertulis Panwascam Kota Langsa

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID - Menjelang pelaksanaan perhelatan politik pada pemilihan legislatif dan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden di tahun 2019 mendatang, Panitia Pengawas Pemilu...

KANAL WARGA TERBARU

follow-leader

Menjadi Seorang Pemimpin

Seorang leader/pemimpin harus memiliki jiwa melayani. Pemimpin yang baik berasal dari pengikut yang baik. Cara menjadi pengikut yang baik adalah dengan mendengar, menjadi seorang...

KAPAN PEMIMPIN HARUS DIPATUHI ?

Luthfi Bashori Suatu saat Rasulullah SAW mengirim satu pasukan dan mengangkat seorang Anshar sebagai pemimpin, serta memerintahkan agar seluruh pasukan mematuhi pemimpinnya. Di tengah jalan, tiba-tiba...
IMG_20160730_110512

B29, Sebuah Negeri di Atas Awan

Kali ini saya akan menulis tentang acara mbolang saya dengan Miya hari Sabtu pekan lalu. Kami sepakat memutuskan pergi Jumat malam sekitar pukul 9...