Gus Ipul: Kalau Buruh Punya UMK, Guru Juga Harus Punya Upah Minimum Guru

0
133
Gus Ipul
Gus Ipul saat memberikan Sambutan dalam pembukaan Kongres ke - 3 Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII), Sabtu (2/12/2017). (foto:Amal/SERUJI)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meminta Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin ikut andil dalam memperjuangkan persolan yang menyangkut nasab dan nasib guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Jawa Timur.

Saat ini, kata Gus Ipul masih ada Guru PAI yang seharusnya ada di bawah naungan Kementerian Agama tapi diangkat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Kejelasan nasab ini penting supaya guru-guru Pendidikan Agama Islam ini lebih mantab dalam rangka memberikan pengajaran dan pendidikan pada anak-anak didik kita,” kata Gus Ipul saat memberikan Sambutan dalam pembukaan Kongres ke-3 Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) di JX International Convention Center, Surabaya, Sabtu (2/12).

Loading...

Terkait nasib guru, lanjut Gus Ipul, Pemprov Jatim telah berjuang bersama PGRI dan elemen guru yang lain, agar para GTT (Guru Tidak Tetap) yang mengajar di sekolah Negeri bisa menjadi pegawai pemerintah dengan sistem kontrak kerja. Sementara untuk guru swasta akan dirumuskan Upah Minimum Guru (UMG).

“Kalau buruh ada yang namanya UMK, kenapa guru ini tidak diberi UMG? yang swasta keluhannya seperti itu. Nah ini yang harus kita perjuangkan bareng-bareng, kita cari celah. Sehingga baik di negeri dan swasta sama-sama diurus oleh pemerintah,” lanjutnya.

Dalam acara yang dihadiri lebih dari 10 ribu Guru PAI ini, Gus Ipul juga melaporkan jumlah guru agama di Jatim yang dari tahun ke tahun terus menurun. Gus Ipul meminta Menteri Agama agar segera melakukan perekrutan kembali.

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU