Sejarah Baru Tour D’Indonesia Setelah Enam Tahun Absen

0
16
Tour de Singkarak
Tour de Singkarak (Foto: Istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Kejuaraan balap sepeda Tour d’Indonesia (TdI) yang absen selama enam tahun dipastikan digelar sesuai jadwal 25-28 Januari 2018 dan bakal menciptakan sejarah baru menjadi satu-satunya balapan dengan level 2.1.

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) Raja Sapta Oktohari, di Jakarta, Senin (11/12) menyampaikan bahwa kejuaraan yang masuk kalender UCI ini bila naik level maka banyak konsekuensi yang harus dilakukan, setelah sebelumnya masih di level 2.2.

“Secara pelaksanaan maupun peserta jelas berbeda dengan sebelumnya meski dilaksanakan mulai Jakarta hingga Bali. Namun, untuk TdI tahun depan baru empat etape dari Borobudur menuju Bali,” katanya pula.

Menurutnya, dengan naik level diharapkan TdI bisa menjadi salah satu kejuaraan tujuan para pembalap top seperti halnya di Malaysia yang memiliki Le Tour de Langkawi. Seperti diketahui, kejuaraan di Negeri Jiran ini levelnya bahkan lebih tinggi satu tingkat lagi yaitu 2.HC (Hors Class).

Dengan naik level 2.1, diharapkan TdI bisa menjadi acuan dan kejuaraan balap sepeda di Indonesia yang ada. Kejuaraan yang dimaksud seperti Tour de Singkarak, Tour de Flores maupun Tour de Ijen Banyuwangi yang saat ini baru level 2.2.

TdI 2018 yang diluncurkan di Kementerian Periwisata ini terdapat perbedaan karena menggunakan nama Tour of Indonesia. Namun, pihak ISSI menegaskan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan UCI demi mengembalikan nama yang telah populer di masyarakat Indonesia itu.

“Kami akan berkirim surat agar namanya kembali menjadi Tour d’Indonesia bukan Tour of Indonesia seperti yang tercantum di UCI,” kata pria yang akrab dipanggil Okto itu pula.

Meski hanya empat etape, TdI akan menampilkan tantangan tersendiri karena pada hampir setiap etape akan disuguhkan dengan tanjakan dan destinasi wisata. Etape pertama dari Borobudur Jawa Tengah menuju Madiun Jawa Timur dengan jarak tempuh 195 km.

Etape dua dari Madiun menuju Prigen dan menjadi yang terpanjang karena menempuh jarak 216 km. Berikutnya dari Probolinggo menuju Banyuwangi melalui Gunung Kumitir dengan jarak tempuh 198 km. Sedangkan etape empat dari Gilimanuk menuju Denpasar melalui Singaraja dengan jarak tempuh 163 km, dengan total 755 km.

Ketua Panitia TdI 2018 Parama Nugroho mengatakan peserta akan ada 25 tim yang berpartisipasi dan delapan di antaranya adalah undangan. Masing-masing tim nantinya akan mengirimkan tujuh pembalap dan lima orang ofisial.

“Sudah banyak tim yang sudah konfirmasi seperti dari Australia, Amerika Serikat, Kanada, Aljazair, Jepang, Korea hingga Malaysia. Untuk tim Indonesia, ada tiga yang bisa tampil yaitu KFC Cycling Team, CCC dan PGN. Timnas juga akan turun di sini,” katanya.

Menurutnya, untuk balapan level 2.1 ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi yaitu tim yang ikut minimal kontinental. Untuk level di atasnya adalah pro kontinental dan minimal ada dua tim pro tour yang turun pada balapan paling bergengsi di Indonesia itu.

Kejuaraan pembuka musim depan ini diluncurkan secara langsung oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Kantor Kementerian Pariwisata Jakarta. Dalam peluncuran tersebut juga dihadiri perwakilan daerah yang dilalui yaitu Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali. (Ant/SU04)

Komentar

BACA JUGA
Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Harap Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Pada Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Terkait kasus penganiyaan terhadap ulama atau tokoh agama, Khofifah Indar Parawansa menyesalkan hal itu dan berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas...

Ini Tiga Hal Yang Dibahas Dalam Rapat Rektor Kampus Negeri se-Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Rektor kampus negeri se-Jawa Timur berkumpul di UIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa (20/2), untuk membahas perkembangan terakhir SNMPTN 2018, masalah penomoran...
IAIN Langsa

Rektor IAIN Langsa: Negara dan Presidennya Sama, Tapi Kenapa Kenyataan Sosialnya Beda

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. H. Zulkarnaini, MA mengatakan masyarakat Indonesia belum merasakan kehidupan atau kenyataan sosial...

Jika Menang Pilgub, Puti Guntur Janjikan Pendidikan Gratis

MALANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno saat ini tengah fokus mengampanyekan berbagai program untuk...
Puti ke Gereja

Kunjungi Keuskupan Gereja Katolik, Puti Guntur Sampaikan Komitmen Kebangsaan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno berkunjung ke Gereja Katolik Keuskupan Kota Malang, Selasa (20/2). Turut mendampingi Sekretaris DPD PDIP...
loading...
IMG_20180220_212008

Pasukan Dayak dan Banser Sepakat Bertemu, Ada Apa..?

Kotawaringin Barat - Sejumlah anggota Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) , anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) serta anggota Aliansi Pemuda Dayak (APD) Kabupaten...
20180215_133823

SMA Negeri 1 Merbau Melakukan Aksi Hari Hijab Massal

Para siswa perempuan berbaris dengan rapi di Jalan DI. Panjaitan, sambil senyum-senyum siswa-siswa perempuan SMA Negeri 1 Merbau pawai hijab massal. Dengan membawa spanduk...
019786100_1439819451-ilustrasi-penghinaan-1

Hukum Menghina Bagi Muslim, Masihkah Perlu KUHP?

Undang-undang masalah penghinaan pada presiden/pejabat negara dan wakil rakyat menjadi pembahasan yang sangat menarik di masyarakat. Bahkan menjadi kerancuan manakah antara hinaan dan kritikan....