Tim Putra Bulu Tangkis Sukses Menjaga Rekor

KUALA LUMPUR – Tim bulu tangkis putra Indonesia berhasil meraih medali emas pertama dari cabang olahraga bulu tangkis SEA Games 2017 setelah mengalahkan tim tuan rumah Malaysia 3-0 yang berlangsung di Axiata Arena Kuala Lumpur, Kamis (24/8) waktu setempat.

Pada laga pertama, tunggal putra Jonatan Christie membuka kemenangan 1-0 atas tim Negeri Jiran Zulkarnain Iskandar 21-18, 21-17 dalam waktu 47 menit.

“Saya sudah mempelajari video permainannya saat menghadapi Lee Chong Wei sehingga saya siap bermain dalam tiga game,” ujar Jonatan.

Pada laga ganda putra, pasangan atlet Muhammad Rian Ardianto/Fajar Alfian menambah keunggulan Indonesia menjadi 2-0 setelah menaklukkan ganda Ong Yew Sin/Teo Ee Yi dengan skor 21-12, 16-21, 21-14 selama 55 menit.

“Pada game kedua, kami kehilangan konsentrasi. Kami harus evaluasi lagi dan bermain lebih fokus,” ujar Rian tentang game kedua yang telah direbut ganda tuan rumah.

Dengan kemenangan ini Indonesia terus menjaga rekor selalu mendapatkan emas pada kategori beregu putra di ajang SEA Games.

Atlet tunggal putra kedua Merah-Putih yaitu Ihsan Maulana Mustofa mengubur mimpi atlet Malaysia dengan mudah untuk merebut medali emas dengan mengalahkan Lee Zii Jia 21-11, 21-11 hanya selama 28 menit saja.

Meskipun meraih medali emas pada nomor pertandingan tim putra, Indonesia meraih medali perunggu pada nomor pertandingan tim putri. Tim bulu tangkis putri Indonesia kalah dari tim tuan rumah Malaysia pada laga semifinal 0-3.

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER

KUNTUM KHAIRA UMMATIN

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.