Gara-Gara Peniti, Suwandi Gagal Raih Emas Lompat Jauh SEA Games


KUALA LUMPUR – Atlet lompat jauh putra Indonesia Suwandi Wijaya gagal meraih medali emas pada SEA Games 2017 karena peniti nomor punggungnya terlepas dan menggesek pasir dalam perlombaan yang berlangsung di Stadion Bukit Jalil Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (24/8) malam.

“Saya bahagia sekaligus sedih karena pada lompatan terakhir saya yakin meraih lompatan sejauh 7,85 meter atau 7,87 meter tapi nomor punggung saya terlepas karena penitinya juga lepas,” kata Suwandi setelah berlomba.

Atlet asal Bangka Belitung itu pun mencatatkan lompatan yang diakui wasit sejauh 7,78 meter dan mendapatkan medali perak setelah atlet Vietnam Bui Van Dong yang meraih lompatan sejauh 7,83 meter.

Suwandi mengatakan kebahagiannya meraih medali perak karena SEA Games ke-29 itu menjadi kejuaraan multi-cabang olahraga tingkat ASEAN pertama yang diikutinya.

“Mungkin inilah rejeki saya dan saya tidak boleh cepat puas karena belum mendapatkan medali emas,” kata atlet yang meraih medali emas dalam Pekan Olahraga Nasional XIX di Jawa Barat itu.

Suwandi mengaku masih berharap turun pada nomor lompat jauh dalam Asian Games 2018 yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

“Saya tidak ikut nomor lompat jangkit karena lompatan yang telah saya raih belum mampu memenuhi batas minimal,” kata Suwandi.

Medali perak Suwandi sekaligus menambah perolehan medali tim atletik Indonesia menjadi dua medali emas, tiga medali perak, dan satu medali perunggu.

Indonesia menambah dua medali atletik SEA Games 2017 pada Kamis. Dua medali itu adalah satu medali emas pada nomor lari 10.000 meter putri atas nama Triyaningsih dan satu medali perak pada nomor lompat jauh putra atas nama Suwandi Wijaya. (Ant/Hrn)

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

TERPOPULER

close