Pasangan Bulutangkis Peringkat 1 Dunia Marcus-Kevin Tatap Dubai Terbuka

0
89
Kevin Sanjaya (kiri) dan Marcus Gideon berhasil melewati laga putaran dua Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2017 di Glasgow, Skotlandia (foto:PBSI)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pemain ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo bersama pasangannya Marcus Fernaldi Gideon menyatakan tetap mewaspadai lawan-lawan mereka di turnamen bulu tangkis Super Series Finals di Dubai, Uni Emirat Arab, pada 13-17 Desember 2017.

Walaupun pasangan tersebut kini bercokol di urutan satu dunia, Kevin menyatakan tidak akan menganggap remeh lawannya dalam turnamen di Dubai nanti. Dalam undian grup kejuaraan di Dubai Sports Council, Dubai, Uni Emirat Arab, Senin (11/12), pasangan Kevin-Marcus berada di grup yang tidak mudah.

“Hasil undiannya nggak bagus tapi juga nggak jelek menurut saya. Di ganda putra saat ini, semua bisa saling mengalahkan. Di grup saya ada Li/Liu, Kamura/Sonoda dan Kolding/Petersen yang semuanya bagus. Soal kami menang di pertemuan terakhir dari mereka, tidak bisa dijadikan tolak ukur, kalau udah selesai tanding, kedudukan kembali 0-0 lagi,” kata Kevin seperti dilansir dari laman PP PBSI di Jakarta, Senin (11/12).

Asisten Pelatih Ganda Putra PBSI Aryono Miranat menilai waspada tersebut merupakan keharusan, pasalnya persaingan nomor ganda putra dunia saat ini memang ketat.

“Di peringkat 1-8 dunia, sudah saling mengalahkan. Peluang Marcus/Kevin menghadapi lawan-lawan di grup, tetap 50-50, semua lawan cukup berat,” kata Minarat.

Pasangan ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dalam turnamen berlevel World Superseries Premier itu, menempati grup A bersama Li Junhui/Liu Yuchen (China), Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding (Denmark) serta Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang).

Kejuaraan tersebut menggunakan format pertandingan round robin, dimana tiap nomor terbagi atas dua grup yang masing-masing diisi empat wakil. Keempat wakil bakal berhadapan satu sama lain untuk memperebutkan posisi dua teratas, karena hanya dua wakil terbaik yang berhak untuk lolos ke semifinal. Di semifinal, para juara grup akan berhadapan dengan runner up grup yang juga bakal diundi kembali.

Selain Marcus/Kevin, Indonesia memiliki dua wakil lainnya di ganda campuran yakni Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/Debby Susanto yang berada di dua grup yang berbeda.

Praveen/Debby ada di grup A bersama Zheng Siwei/Chen Qingchen (Tiongkok), Tang Chun Man/Tse Ying Suet (Hong Kong) dan Kenta Kazuno/Ayane Kurihara (Jepang).

Sementara Tontowi/Liliyana menghuni grup B bersama Wang Yilyu/Huang Dongping (Tiongkok), Tan Kian Meng/Lai Pei Jing (Malaysia) dan Chris Adcock/Gabrielle Adcock (Inggris).

Jika kedua pasangan tampil baik dan mampu menjadi juara grup, mereka berpeluang untuk bertemu di final. Jika salah satunya menjadi runner up pun sebetulnya masih ada peluang untuk bertemu di final, tergantung hasil undian jelang semifinal nanti. (Ant/SU04)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Wapres Minta Menag Revisi 200 Daftar Mubaligh

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin untuk merevisi daftar pendakwah yang direkomendasikan karena sebelumnya dikeluarkan Kemenag hanya...

Banyuwangi Masuk Kota Cerdas ASEAN

BANYUWANGI, SERUJI.CO.ID - Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, bersama dengan Jakarta dan Kota Makassar, Sulawesi Selatan, masuk dalam jaringan Kota Cerdas ASEAN atau ASEAN Smart...

Korban Tewas Jatuhnya Pesawat di Kuba Jadi 111 Orang

HAVANA, SERUJI.CO.ID - Jumlah korban tewas pada salah satu bencana udara terburuk di Kuba meningkat menjadi 111 pada Senin (21/5), sementara Meksiko menangguhkan kegiatan...
ekonomi syariah

MUI Dukung 200 Daftar Mubaligh

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Ma'ruf Amin mendukung langkah Kementerian Agama yang merilis daftar nama mubaligh karena sifatnya untuk pencegahan terhadap...
Siswa SMA/MAN

Jawa Timur Jalin Kerja Sama Pendidikan dengan Korsel

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Timur menjajaki kerja sama pendidikan dengan Korea Selatan setelah ada pertemuan kepala sekolah SMA/SMK se-Surabaya dengan sebuah konsultan...