Sempat Dibatalkan, Akhirnya Laga Persebaya vs Persija Akan Digelar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Operator Liga 1 2018 PT Liga Indonesia Baru (LIB) memutuskan lanjutan laga kandang yang tertunda Persija Jakarta menghadapi Persebaya Surabaya dan Persib Bandung akan digelar di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta.

Pertandingan Persija kontra Persebaya digelar pada Selasa (26/6) dan Persib pada Sabtu (30/6).

Dikutip dari keterangan resmi LIB di Jakarta, Jumat (22/6), keputusan itu diambil setelah LIB mengadakan pertemuan dengan panitia pelaksana pertandingan Persija pada Kamis (21/6) di kantor LIB.

“Klub Persija Jakarta sebagai tuan rumah agar melakukan koordinasi dengan pihak terkait agar pertandingan dapat berjalan dengan baik dan lancar,” sebut LIB dalam surat yang ditandatangani CEO LIB Risha Adi Widjaya.

Adapun surat tersebut bernomor 205/LIB/VI/2018 untuk penetapan stadion Persija versus Persebaya.

Sementara surat untuk stadion lokasi laga Persija melawan Persib bernomor 206/LIB/VI/2018.

Sebagai informasi, laga Persija kontra Persib sedianya digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 28 April 2018.

laga itu ditunda karena pihak kepolisian tidak memberikan izin karena fokus ke pengamanan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2018.

Sementara pertandingan Persija menghadapi Persebaya seharusnya berlangsung 3 Juni 2018 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta.

Akan tetapi, pertandingan dibatalkan dua jam sebelum “kick off” karena tidak kondusifnya kondisi di luar stadion akibat bentrokan antar-oknum suporter sebelum laga. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo, Jokowi dan Massa

Bila peristiwa 212 yang penuh makna direvisi pada versi pengkerdilan, sebuah perubahan sosial yang akan terjadi setelahnya sulit diprediksi. Itu seperti terjadi beberapa waktu sebelum keruntuhan rezim Suharto dua dekade lalu.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.