Inggris Pesta Gol Lawan Panama 6-1


RUSIA, SERUJI.CO.ID –  Inggris berpesta gol atas Panama 6-1 dalam pertandingan Grup G Piala Dunia 2018 yang dihelat di Nizhny Novgorod Stadium, Nizhny Novgorod, Rusia, Ahad (24/6) malam WIB.

Gol Inggris dicetak oleh John Stones (8′, 40′), Harry Kane (22′, 45′, 62′) dan Jesse Lingard (36′). Sementara gol balasan Panama dicetak Felipe Baloy (78′).

Inggris yang menurunkan bintang-bintangnya di starting “line-up” seperti John Stones, Jordan Henderson, dan Harry Kane, langsung menguasai jalannya pertandingan sejak awal babak pertama.

Bahkan mereka mampu membuat Panama yang mengandalkan kekuatan fisik, seakan tak berkutik dan menahan setengah lapangan tim Amerika Tengah yang menurunkan Roman Torres, Jose Luis Rodriguez, dan Blas Perez tersebut.

Pesta gol Inggris dimulai pada menit ke-8, saat John Stones yang berdiri bebas di dalam kotak 12 pas mampu memanfaatkan dengan baik sepakan pojok yang dilesakan Kieran Tripper dari sisi kiri lapangan permainan Panama untuk menyarangkan bola ke gawang Jaime Penedo. Skor 1-0 untuk Inggris.

Petaka untuk Panama kembali muncul usai Fidel Escobar melanggar Jesse Lingard di kotak penalti pada menit ke-20.

Eksekusi penalti bagi Inggris mampu diselesaikan dengan baik oleh sang kapten, Harry Kane, yang mengarahkan bola ke kanan atas gawang Jaime Penedo, akhirnya memperbesar keunggulan Inggris atas Panama 2-0.

Belum puas di situ, Inggris kembali membuat para penggemarnya di Nizhny Novgorod Stadium bersorak usai Jesse Lingard melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti ke pojok kiri gawang Panama pada menit ke-36. Skor 3-0 untuk Inggris.

Seakan mengisyaratkan pesta belum habis, Inggris lagi-lagi memaksa Jaime Penedo memungut kembali bola dari gawangnya usai Johs Stones mampu menyundul bola kemelut di depan gawang Panama pada menit ke-40 yang merubah skor 4-0 untuk Inggris.

Pesta Inggris di babak pertama diakhiri dengan gol penalti pada menit 45+1 oleh Harry Kane, buah dari pelanggaran yang dibuat Anibal Godoy pada sang eksekutor.

Memasuki babak kedua, Inggris tampak lebih santai dalam bermain, tusukan-tusukan tajam agak sedikit berkurang dibandingkan babak pertama. Sementara Panama, memanfaatkan kesempatan itu untuk bermain lebih menyerang walau belum mampu mencetak gol.

Dewi Fortuna menaungi kembali Inggris yang memperlihatkan permainan efektif dan membuat gol pada menit ke-62 lewat Harry Kane yang tanpa sengaja merubah arah bola hasil tendangan keras Ruben Loftus-Cheek dari luar kotak penalti.

Gol balasan Panama akhirnya terjadi lewat pemain pengganti Felipe Baloy yang mampu memanfaatkan dengan baik umpan tendangan bebas yang dilesakan Ricardo Avila dari sisi kanan pertahanan ke depan gawang Inggris pada menit ke-78 dan merubah kedudukan 6-1.

Skor 6-1 pun bertahan hingga wasit Ghead Grisha asal Mesir membunyikan peluit tanda akhir pertandingan.

Dengan hasil ini, Inggris memuncaki Grup G dan dipastikan lolos ke 16 besar bersama Belgia yang sama-sama telah mengumpulkan enam poin namun berbeda selisih gol.

Di pertandingan terakhirnya, Inggris akan menghadapi Belgia dalam pertarungan adu gengsi untuk menentukan pemuncak grup G.

Line-up kedua tim: Inggris: Jordan Pickford, Kyle Walker, John Stones, Harry Maguire, Kieran Trippier (70′ Danny Rose), Ruben Loftus-Cheek, Jordan Henderson (kapten), Jesse Lingard (63′ Fabian Delph), Ashley Young, Raheem Sterling, Harry Kane (kapten, 63′ Jamie Vardy) Pelatih: Gareth Southgate Panama: Jaime Penedo, Michael Murillo, Roman Torres, Fidel Escobar, Eric Davis, Edgar Barcenas (69′ Abdiel Arroyo), Armando Cooper, Gabriel Gomez (69′ Felipe Baloy), Anibal Godoy (62′ Ricardo Avila), Jose Luis Rodriguez, Blas Perez Pelatih: Hernan Gomez. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Anda ASN Yang Terpaksa Harus Bercerai? Simak Prosedur Yang Harus Dilalui

Anda seorang ASN dan sedang mengalami masalah rumah tangga yang berujung perceraian? Simak proses percerain ASN berikut, apa yang harus dilakukan dan kewajiban apa yang muncul.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Ternyata Menteri Agama Berasal dari Ormas Islam Yang Sama dengan Ustadz Tengku Zulkarnain

Fachrul Razi tercatat sebagai anggota Majelis Amanah Pusat PB Math'laul Anwar sejak 2018 berdasarkan Surat Keputusan nomor A.166/KPTS/PBMA/V/2018 yang ditandatangani Ketua Umum PB MA, Ahmad Sadeli Karim dan Sekjen Oke Setiadi
close