Brazil Raih Kemenangan Atas Kosta Rika


RUSIA, SERUJI.CO.ID –  Tim favorit Brazil akhirnya menang 2-0 atas Kosta Rika dengan gol-gol yang tercipta di akhir pertandingan grup E putaran final Piala Dunia 2018 di St. Petersburg, Rusia, Jumat (22/6).

Dipantau melalui laman FIFA, dua gol Brazil masing-masing dicetak Phillipe Coutinho dan Neymar ketika babak kedua sudah memasuki “injury time”.

Pemain depan Brazil Neymar yang sempat mengalami cedera pergelangan kaki ketika melawan Swiss, kembali menjadi adalan di lini depan bersama striker Manchester City Gabriel Jesus.

Brazil lebih menguasai lapangan, namun hingga 45 menit tidak satu pun gol tercipta.

Memasuki babak kedua tim asuhan Tite tersebut kembali menekan pertahanan Kosta Rika.

Menit ke-56 Neymar yang berdiri bebas di kotak penalti menyambut sebuah umpan dari sayap kanan, namun bola terhadang pemain belakang Kosta Rika sehingga hanya menghasilkan sepak pojok.

Menit Brazil memasukkan pemain depan Liverpool Firmino untuk mengganti kan Paulinho.

Brazil terus menekan meski sesekali Kosta Rika cukup berbahaya dalam serangan balik.

Pada menit ke-76 terjadi insiden Neymar terlihat ditarik hingga jatuh; oleh bek Kosta Rika Gonzales di kotak penalti.

Wasit Bjorn Kuiper dari Belanda setelah mengamati VAR akhirnya memutuskan tidak ada pelanggaran dan tidak ada hadiah penalti bagi Brazil.

Gol yang ditunggu-tunggu Tim Samba akhir terjadi padada menit ke-91 melalui Phillipe Coutinho yang menyambar bola liar di kotak penalti Kosta Rika.

Menjelang pertandingan berakhir, Neymar membuat skor menjadi 2-0 ketika pemain Paris St Germain itu dengan tenang menyambut umpan Douglas Costa.

Brazil kini mengantongi nilai empat hasil dari sekali menang dan sekali seri.

Selanjutnya Brazil akan menghadapi Serbia.

Susunan pemain: Brazil – Allison, Joao Miranda, Fagner, Tiago Silva, Paulinho/Firmino, Marcelo, Coutinho, Casemiro, Willian/Douglas Costa, Neymar, Gabriel Jesus/Fernandinho 92.

Kosta Rika – Navas, Oviedo, Gamboa, Duarte, Acosta, Gonzales, Borges, Guzman/Tejeda 82, Venegas, Ruiz, Urena. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Orang-Orang Merdeka

Sejak media menjadi industri, informasi dan berita harus tunduk pada kepentingan pemilik modal, dan erubahlan wartawan hanya sebagai alat produksi semata

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close