Kembalikan Kejayaan Italia, Mancini Panggil Mario Balotelli ke Timnas

FLORENCE, SERUJI.CO.ID – Roberto Mancini menguraikan rencananya untuk membawa Italia kembali ke puncak dan memanggil penyerang sensasional Mario Balotelli ke timnas setelah ia menjabat sebagai pelatih baru pada Selasa (15/5).

Pelatih berusia 53 tahun itu menerima tugas berat mengangkat Italia dari keterpurukan setelah kegagalan mereka lolos ke Piala Dunia tahun ini, pertama kalinya mereka akan absen dalam turnamen itu dalam 60 tahun terakhir.

Juara dunia empat kali itu juga merosot ke rekor terendah di posisi ke-20 dalam peringkat FIFA.

“Saya ingin menjadi pelatih yang membawa Italia kembali ke puncak. Itu tidak akan mudah tetapi kami bisa melakukannya,” katanya, seraya menunjukkan bahwa dia akan menargetkan memenangkan Euro 2020.

“Kami belum memenangkan kejuaraan Eropa selama bertahun-tahun dan itu adalah agenda besar pertama kami.”

Mengenang bahwa dia pertama kali berjalan melewati pintu kamp pelatihan Coverciano Italia pada tahun 1978 dengan tim U-14, Mancini mengatakan hal itu adalah momen yang tepat dalam karirnya untuk menghadapi tantangan melatih timnas negaranya.

“Menjadi pelatih tim nasional bukan sesuatu yang sepele. Federasi membuat saya mengerti bahwa mereka menginginkan saya 100 persen dan itu memudahkan saya untuk memilih,” tambah mantan pelatih Inter Milan, Manchester City, Galatasaray dan Zenit St Petersburg itu.

“Berada di sini dalam peran ini adalah penting, dan ini adalah momen yang tepat dalam karir saya.”

Meskipun Mancini dan Balotelli memiliki beberapa kerjasama ketika pasangan itu berada di Manchester City, ia menyarankan pemain depan Nice itu akan diberi kesempatan lain.

“Kami akan berbicara, kami mungkin akan memanggilnya. Kami ingin melihat dia bermain seperti yang dia lakukan di Kejuaraan Eropa (pada 2012),” katanya.

Balotelli belum dipanggil untuk timnas Italia sejak Piala Dunia lalu ketika sikapnya menjadi subjek kecaman dari beberapa pemain senior.

Setelah mencetak gol saat menang 2-1 atas Inggris, Balotelli menutup seluruh halaman Italia dalam album Panini dengan stiker dirinya dan kemudian diposting di halaman Facebook-nya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Indonesia Darurat Keadilan